Buron 4 Hari Usai Perkosa Anak SD, Ramli Didor dan Terancam 15 Tahun Penjara

Terkini.id,Jeneponto – Setelah buron selama empat hari usai melakukan aksi pemerkosaan terhadap anak di bawah umur, Ramli Daeng Romo (35 ) Warga Desa Kassi Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto akhirnya dibekuk polisi.

Ramli yang dijemput pihak kepolisian di kampung Pannyawakkang Kelurahan Tolo Kecamatan Kelara, pada hari Jumat, 1 November 2019 dini hari ditembak Polisi saat akan diantar ke desa Kassi untuk dilakukan olah TKP.

“Saat itu pelaku berupaya melarikan diri, setelah diperingati dengan dua kali tembakan ke udara, pelaku melawan anggota sehingga diberikan tembakan terukur ke bagian lutut kiri,” kata Kasat Reskrim Polres Jeneponto, AKP Boby Rachman.

Dengan perbuatan biadabnya itu, Ramli terancam kurungan penjara 15 tahun.

Mungkin Anda menyukai ini:

“Kita terapkan pasal 83 undang-undang perlindungan anak dengan ancaman minimal 3 tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara,” jelas Boby Rachman.

Baca Juga: Terungkap! Dua Polisi dan TNI Ini Jual Senjata Api kepada...

Dimana dari hasil interogasi pihak kepolisian, pelaku mengakui perbuatan biadabnya.

Pelaku pemerkosa anak usia 11 tahun itu dijemput oleh Personil Polsek Kelara dipimpin Wakapolsek Kelara Ipda Sukhardi, SH, di Kampung Panyawakkang Kelurahan Tolo Kota Kecamatan Kelara Jeneponto, Jumat, 1 November 2019 sekitar pukul 02.30 Wita.

Bagikan