Terkini.id – Demi mencegah penularan penyakit hepatitis akut masuk di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Pemerintah Provinsi (Pemprov) memperketat akses masuk ke Sulsel.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Bachtiar Baso mengungkapkan, meski belum adanya kasus penularan penyakit hepatitis akut di Sulsel, namun kewaspaan harus dilakukan.
Salah satu langkah yang diambil oleh Pemprov Sulsel adalah memperketat akses masuk ke wilayah Sulsel.
“Kita telah melakukan kolaborasi atau permintaan kepada kantor kesehatan pelabuhan yg merupakan pintu masuk baik di bandara maupun pelabuhan untuk mewaspadai mencegah jika didapatkan ada penumpang atau masyarakat yang lewat bandara atau pelabuhan terdektksi ada gejala, seperti demam bisa sampai kekuningan pada kulit, mual, muntah, ada kejang,” ungkap Baso, Selasa 10 Mei 2022.
Baso menambahkan, jika ditemukan adanya penumpang bandara atau pelabuhan terindikasi terpapar penyakit hepatitis akut, maka pihak bandara atau pelabuhan segera melaporkan ke Dinas Kesehatan Sulsel agar segera ditindaklanjuti.
- Wakil Gubernur Sulsel Perkuat Sinergi Pemprov dan BKKBN Percepat Penurunan Stunting
- TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan Perkuat Ketahanan Keluarga Melalui Program Keluarga Sehati di Luwu Timur
- Sulsel Raih WTP, BPK Temukan Persoalan Keuangan Serta Soroti Utang Beban dan Dana Bagi Hasil Rp705 Miliar
- Gubernur Sulsel Apresiasi Polda dan TNI Bongkar Jaringan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Wilayah Sulsel
- Hadiri Sannipata Waisak 2026, Gubernur Andi Sudirman Apresiasi Kontribusi Permabudhi dalam Pembangunan Daerah
Selain itu, Pemprov Sulsel juga telah berkoordinasi dengan dinas kesehatan 24 kabupaten/kota se Sulsel untuk melaporkan kondisi di masyarakat yang terdampak gejala hepatitis akut.
“Tapi kami juga sudah mengedarkan surat edaran kementerian kesehatan ke seluruh kabupaten kota dan terakhir, bapak gubernur juga telah menandatangani surat edaran ke 24 kabupaten/kota yang ditujukan ke bupati wali kota dan direktur rumah sakit, kantor kesehatan pelabuhan, dan balai besar laboratorium kesehatan. Kita berharap peran laboratorium kesehatan ini untuk mendeteksi gejala itu,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
