Terkini.id, Jeneponto – Gerakan peduli Tuberkulosis yang merupakan penyakit yang biasa disebut TBC terus digalakkan di Kabupaten Jeneponto, dengan mengajak semua pihak dan masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mencegah penyakit TBC.
Upaya yang di galakkan oleh Lembaga Mitra Turatea untuk melakukan pencegahan dan pengendalian TBC.
TOSS TBC (Temukan Obati Sampai Sembuh) adalah gerakan untuk menemukan pasien sebanyak mungkin dan mengobatinya sampai sembuh sehingga rantai penularan di masyarakat bisa dihentikan.
Lembaga Mitra Turatea sangat serius dan massif dalam upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tuberkulosis yg lazim di sebut dengan istilah TBC dengan melaksanakan kerjasama kepada pemerintah Desa dan kelurahan yang ditandai dengan penandatanganan MOU, seperti yang dilaksanakan di Desa Bulusuka, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Kamis, 24 Juni 2021.
Dalam moment penandatanganan MoU tersebut turut hadir seluruh Kepala Dusun, tokoh Agama, Tokoh masyarakat dan tokoh pemuda serta tokoh perempuan dan Kader.
- Kembangkan UKM, Pemkab Jeneponto Verifikasi dan Mutahirkan Data
- Pemkab Jeneponto Ajak Warga Salat Idul Fitri 1447 H di Stadion Mini Turatea, 21 Maret 2026, ini Himbauannya
- Intip Pengumuman Hasil Selter Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Jeneponto
- Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Selter JPTP Pemkab Jeneponto, Ini Nama dan Jadwal Tahapan Selanjutnya
- Pemkab Jeneponto Resmi Buka Seleksi Terbuka JPT Pratama, 10 Jabatan Diperebutkan
“Gerakan ini dilaksanakan untuk memaksimalkan gerakan penemuan kasus TBC berbasis komunitas, maka Lembaga Mitra Turatea membangun sinergi dengan semua stake holder lini lapangan .Salah satunya adalah Pemerintah Desa dan Kelurahan di Kabupaten Jeneponto untuk jangka waktu 3 Tahun kedepan,” kata Direktur Eksekutif Lembaga Mitra Turatea Abdul Rachmad, kepada terkini.id, Jumat, 25 Juni 2021.
Menurutnya, gerakan itu akan menyasar 82 Desa dan 31 Kelurahan dalam wilayah Kabupaten Jeneponto. Disamping itu sinergitas program TB ini akan membangun sinergitas dengan 11 Pemerintah Kecamatan dan 18 Puskesmas dalam wilayah Kabupaten Jeneponto.
“Kegiatan utama yang akan dilakukan secara bersama adalah Sosialisasi Program, investigasi kontak, penemuan kasus baru, pengobatan serta Pendampingan pasien hingga sembuh,” tutur Rachmad.
Kepala Desa Bulusuka Kecamatan Bontoramba, Hamzah sangat mengapresiasi perjanjian kesepakatan kerjasama program (Memorandum of Understand/ MoU) Peduli Tuberkulosis sebagai sebuah kerja-kerja kemanusiaan yang sangat luar biasa.
“Sudah 7 tahun saya menjadi Kepala Desa baru kali ini ada Lembaga Swadaya Masyarakat yang punya kepedulian serius khususnya terkait pencegaha TBC,” jelas Hamzah
Selain Program Peduli Tuberkulosis , Mitra Turatea juga memberikan supporting dan pendampingan terkait Sadar Dini HIV/ AIDS khususnya bagi kelomook remaja serta pencegahan dan penanggulangan Stunting bagi Desa dan Kelurahan yang menjadi Lokus program Stunting pemerintah Kabupaten Jeneponto.
Kegiatan ini akan dilakukan secara bertahap di 113 Desa dan Kelurahan hingga tahun 2024 nanti.
“Jadi bentuk kerjasama dengan Pemerintah Desa dan Kelurahan dimulai di Desa Bulusukua Kecamatan Bontoramba, kegiatannya dimulai kemarin, Kamis, 24 Juni 2021, rencana hari ini 2 kelurahan di Kecamatan Kelara yakni di Kelurahan Tolo Timur dan Tolo Selatan,” tutup Rachmad.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
