China Desak Warganya Menimbun Bahan Makanan Hingga Musim Semi, Kenapa Nih?

China Desak Warganya Menimbun Bahan Makanan Hingga Musim Semi, Kenapa Nih?

R
Dias
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id – Pemerintah China mendesak warganya untuk mulai menimbun bahan makanan kebutuhan sehari-hari. Atas situasi tersebut, kepanikan mulai muncul. 

Pemberitahuan diberikan secara resmi oleh Kementerian Perdagangan, Senin (1/11/2021) malam waktu setempat. Hal ini mendadak membuat gelombang kepanikan di media China. Sejumlah netizen berspekulasi soal apa terjadi.

“Pemerintah bahkan tidak menyuruh kami untuk menimbun barang saat wabah Covid merebak di awal 2020,” tulis salah satu pengguna Weibo menanggapi kabar tersebut dikutip dari CNBC Indonesia, Rabu, 3 November 2021.

“Mungkin pihak berwenang mengingatkan orang-orang bahwa mereka mungkin tidak mampu membeli sayuran musim dingin ini,” ujar salah satu netizen.

Melansir CNBC perintah penimbunan makanan terjadi akibat sejumlah masalah yang menyerang negara tersebut. Mulai dari cuaca buruk, kekurangan energi, hingga pembatasan sosial akibat Covid-19 yang akan mengganggu pasokan.

Baca Juga

Pemerintah Daerah (Pemda) diminta wajib memastikan hal ini. Kebutuhan juga termasuk sayuran, minyak dan unggas untuk kebutuhan darurat. Bukan hanya untuk musim dingin ini, China meminta warga menyetok makanan hingga musim semi.

Diberitakan media ekonomi setempat, pemerintah hanya mengingatkan tiap keluarga agar bersiap pada penguncian (lockdown). Ini akibat gelombang baru Covid-19 di Negeri Tirai Bambu.

Klaster Covid-19 baru muncul sejak 17 Oktober dari sebuah grup wisata. Dari awal ditemukan hingga kini, Covid-19 telah menyebar di 11 provinsi dengan ratusan kasus, dan menyebabkan China melakukan penguncian ketat di tiga kota.

China sendiri telah mempertahankan kebijakan nol covid-19 yang ketat. Ini terjadi saat sejumlah negara dunia secara bertahap membuka diri untuk belajar hidup dengan virus.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.