Terkini.id, Jakarta – Pemerintah China mengumumkan adanya 40.000 kasus virus corona atau COVID-19 tanpa gejala. Hal itu sontak menjadi kekhawatiran baru bagi otoritas kesehatan Tiongkok.
Otoritas kesehatan China mengungkapkan virus corona bisa menyebar kembali di kehidupan sehari-hari tanpa mengetahui apakah seseorang terinfeksi virus tersebut atau tidak.
Menurut laporan Reuters mengutip laman South Morning China, Selasa, 31 Maret 2020, jumlah kasus Covid-19 tanpa gejala di China saat ini mencapai 40.000 kasus.
Dalam laporan tersebut, Provinsi Liaoning memiliki 52 kasus pasien Covid-19 tanpa gejala. Sementara Wuhan, terkonfirmasi 4 kasus tanpa gejala
Otoritas kesehatan China mengatakan bahwa mereka akan terus mencari kasus positif asimtomatik untuk kemudian diklasifikasikan ke dalam golongan kasus terkonfirmasi.
- Hoax, Berdar Video di Provinsi Hunan Siang menjadi Gelap Akibat Gerhana
- Cerita Suhardi Dua Bulan di China Mengubah Nasibnya Bersama Huadi Group
- Luhut Sebut Sudah Tahu Gembong Ekspor Nikel ke China
- Amerika Serikat, Rusia, dan China Berkumpul di Makassar, Danny Pomanto: Makassar Jadi Kota Perdamaian
- Warga China Pilih Lawan Cuaca Dingin dan Lonjakan Covid-19
Mereka juga mengatakan adanya 1.541 orang dengan infeksi virus corona asimptomatik sedang diamati hingga Senin pekan depan.
Diketahui, kasus Covid-19 tanpa gejala hanya bisa dideteksi dengan serangkain tes kesehatan. Pada umumnya, negara-negara yang tidak memiliki alat tes Covid-19 tak bisa mendeteksi hal tersebut.
Hingga saat ini, kasus Covid-19 di China yang telah terkonfirmasi yakni sebanyak 81.000 kasus. Sebagian telah dinyatakan sembuh, dan 3.305 orang dilaporkan meninggal dunia.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
