Chusnul Chotimah: Cebong Siap-Siap Menang Pilpres dan Pileg Tiga Kali Berturut-turut, Kadrun Siap-Siap Menangis Lagi

Chusnul Chotimah: Cebong Siap-Siap Menang Pilpres dan Pileg Tiga Kali Berturut-turut, Kadrun Siap-Siap Menangis Lagi

R
R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Chusnul Chotimah menilai bahwa “cebong” akan menang Pemilihan Presiden (Pilpre) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) tiga kali berturut-turut.

Dengan demikian, ia pun meminta “kadrun” atau kadal gurun untuk bersiap-siap kalah dan menangis lagi.

“Cebong siap-siap menang pilpres dan pileg tiga kali berturut-turut ya, dan kadrun siap-siap menangis lagi,” kata Chusnul Chotimah pada Senin, 10 Januari 2022.

Chusnul Chotimah mengatakan itu sebagai tanggapan terhadap berita berjudul “Sekjen PDIP Apresiasi Elektabilitas Tinggi Ganjar Pranowo”.

Dilansir dari berita Sindo News tersebut, Hasto Kritiyanto mengapresiasi elektabilitas tinggi Ganjar Pranowo.

Baca Juga

Sekjen PDIP ini menilai bahwa tingginya elekabilitas itu merupakan kepercayaan rakyat kepada kader PDIP.

Tetapi, menurutnya, hingga saat ini PDIP belum memutuskan nama untuk didukung di Pilpres 2024 mendatang.

Hasto Kristiyanto mengakui bahwa PDIP sedang memperkuat konsolidasi sekaligus mematangkan kaderisasi.

“Kami punya banyak kader yang sudah teruji, karena setiap keberhasilan kepala daerah itu menjadi materi dalam sekolah calon kepala daerah PDIP,” kata Hasto pada Minggu, 9 Januari 2022.

“Sehingga keberhasilan kader PDIP itu dilakukan secara sistemik dan perubahannya terukur di dalam menyelesaikan masalah rakyat,” sambungnya.

Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa kaderisasi yang selama ini dibangun PDIP bertujuan untuk menghasilkan kepemimpinan yang ideologis sesuai Pancasila dan meletakkan masa depan bagi masyarakat yang dipimpinnya.

Oleh karena itu, ia menganggap stok pemimpin yang bisa didukung untuk Pilpres 2024 banyak dan tak ada masalah di dalamnya.

“Cukup banyak stok pemimpin di PDIP. Kami terus membangun organisasi memperkuat agar mesin politik partai, dari pusat sampai RT, dapat bekerja maksimal, sehingga Ibu Megawati akan memutuskan siapa calon presiden dan wakil presiden, kami siap,” pungkasnya.

Hasto Kristiyanto juga menyinggung bahwa elektabilitas berdasarkan survei tidak menjadi satu-satunya patokan dalam menentukan Calon Presiden 2024.

Ia mengatakan bahwa untuk menjadi seorang Presiden, diperlukan keteguhan dalam memimpin dan kemampuan teknokratis untuk menjabarkan seluruh aspek-aspek ideologis.

“Selain itu, calon presiden juga harus memiliki spirit kepemimpinan Indonesia bagi dunia. Dia juga perlu memiliki pemahaman terhadap kebudayaan, sehingga bukan elektoral semata,” kata Hasto Kristiyanto.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.