Dana Perluasan Program Sembako Bansos Covid-19 di Jeneponto Diduga Diselewengkan

Dana Perluasan Program Sembako Bansos Covid-19 di Jeneponto Diduga Diselewengkan

FD
Syarief
Fachri Djaman

Tim Redaksi

Pengakuan yang sama juga diungkapkan oleh Rina yang datang ke e-warung untuk mengambil bantuan sembako tersebut.

“20 telur, beras 9 Kg, ikan sarden 3 kaleng,” ungkapnya.

Sementara pemilik e-warung di Kelurahan Balang Beru, Lisminarti juga mengakui bahwa yang diterima setiap KPM adalah 9 Kg beras, 20 butir telur dan 3 kaleng ikan Sarden.

“Yang diterima KPM, beras 9 Kg, telur 20 butir dan 3 kaleng ikan, penyaluran ini merupakan penyaluran bulan ketiga perluasan program sembako,” jelas Lisminarti.

Sedangkan, Rahmat yang merupakan pendamping penyaluran perluasan program sembako di Kecamatan Binamu membenarkan apa yang diungkapkan KPM terkait jumlah bahan sembako yang diterima.

Baca Juga

“Program sembako tahun 2020 mulai bulan April hingga Desember sudah mencapai Rp 200 ribu perkartu KPM, kemudian dari Rp 200 ribu itu yang dibelanjakanKPM di e-warung, 9 Kg beras premium, 20 butir telur dan 3 kaleng ikan, itu sama semua di setiap kecamatan,” ungkap Rahmat.

Ditanya terkait siapa yang menyediakan barang, Rahmat mengatakan ada suplier induk.

“Penyedia barang ada suplier induk, di Bangkala orangnya, kalau saya pendamping Kecamatan Binamu,” pungkasnya.

Sedangkan, Kabid Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Jeneponto,Andi Fajar Gatta menyampaikan jumlah KPM progran sembako reguler dan perluasan di Kabupaten Jeneponto.

“Datapenerima perluasan progran sembako (BPNT) 13.423 KPM, data program sembako 32.460, jadi jumlahnya 32.460 KPM ditambah 13.423 KPM,” kata Andi Fajar Gatta.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.