Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Nicho Silalahi memuji keahlian hacker yang berhasil meretas situs database Polri pada Rabu 17 November 2021.
Melalui cuitan pribadi dalam laman twitternya, Nicho menyebut bahwa hal tersebut sebagai bukti bahwa tingkat keamanan siber Indonesia masih sangat rendah.
“Setelah BSSN kini giliran Polri di bobol @son1x666, Thanks sudah menunjukkan betapa lemahnya keamanan siber negri kami,” tulis Nicho dalam akun twitter-nya, pada Rabu malam 17 November 2021.
Diketahui, pelaku peretas akun Polri yang disebut Son1x tersebut berasal dari Brazil dan masih berusia 16 tahun.

Pelaku mengaku bahwa dirinya menjadi anggota geng peretas web defacement berjuluk “theMx0nday”. Sudah banyak riwayat serangan web mereka yang ditampilkan di situs web Zone-H.
- Bawaslu dan MK Disebut tidak Bisa Selesaikan Dugaan Kecurangan Pemilu, Aktivis ini Ajak Makzulkan Jokowi
- Kekayaan Nicke Widyawati jadi Sorotan, Nicho Silalahi: Yang Dilaporkan Aja Segini!
- Nicho Silalahi Ke Erick Thohir: Kalau Udah Tahu Bodoh Ya Mundur!
- Nicho Silalahi Kritik Keras Pengesahan RKUHP: Selamat Datang Orba Bertopengkan Merakyat
- Puan Maharani Hadiri Muktamar Muhammadiyah, Nicho Silalahi: Buat Apa Kalian Undang!
“Saya melakukan ini karena saya tidak mendukung pemerintah dan bagaimana mereka memperlakukan rakyat sendiri,” ujar Son1x, dikutip dari cyberthreat.id, Kamis 18 November 2021.
Son1x mengatakan banyak orang Indonesia yang telah menghubungi dirinya dan berbicara tentang kehidupan di Indonesia, sehingga ia memutuskan untuk membantu dengan apa pun yang bisa dirinya lakukan.
“Hal lain, saya harus jujur, saya di sini bukan anak baik ya, kadang-kadang saya memposisikan diri saya dengan sesuatu dan memutuskan untuk membantu.”
Ia mengatakan, bahwa basis data yang bocor berisi informasi pribadi dan kredensial pegawai Polri dan orang-orang yang terlibat di dalamnya.
Di akun Twitter-nya, ia membagikan dua tautan untuk mengunduh file data yaitu “polrileak.txt” berukuran 10,27 megabite dan “polri.sql” dengan ukuran sama. Ia juga mengklaim memiliki 28 ribu informasi login dan informasi pribadi.
Sejauh ini belum ada respons dari Polri terkait dengan insiden siber tersebut.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
