Debat Kandidat, Cawabup Tator VDB Singgung Dugaan Korupsi Era Theofilus

Era theofilus
Debat kedua Pilkada Tana Toraja/ ist

Terkini.id,Toraja – Debat kedua calon Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja yang digelar pada Selasa, 1 Desember 2020 menyedot banyak perhatian masyarakat. Debat ini pun ramai menjadi bahan perbincangan di kalangan masyarakat maupun media sosial.

Debat kandidat Pilkada Tana Toraja yang digelar di Hotel Metro, jalan poros Makale-Rantepao ini sempat berlangsung panas.

Hal itu terjadi saat debat memasuki sesi tata kelola pemerintahan dan kepastian hukum. 

Kandidat petahana nomor urut 2, Nicodemus Biringkanae-Victor Datuan Batara (Nico-Victor), diberi kesempatan menanggapi bahwa tata kelola pemerintahan di era Nico-Victor sudah berjalan sesuai mestinya. 

Calok Wakil Bupati Tana Toraja Victor Batara menyebutkan, bentuk tata kelola berupa lelang jabatan untuk pimpinan OPD sudah dilakukan sebagai bentuk transparansi.

Menarik untuk Anda:

Menurut dia, penempatan aparatur juga sudah dijalankan dalam empat tahun pemerintahannya. 

“Terbukti dengan seluruh program kerja berjalan dengan baik tanpa hambatan dan tak satupun aparat maupun pejabat yang tersangkut kasus hukum dalam empat tahun jabatan Nico-Victor,”bebernya.

Victor lalu menyinggung kepastian hukum di era Theofilus 2010-2015 terkait adanya pejabat daerah yang tersangkut kasus hukum di Polda Sulselbar.

Kasus tersebut terkait dengan pembebasan lahan Bandara Buntu Kuni yang melibatkan tim 9. Tim ini diketuai langsung Bupati Theofilus kala itu.

Victor bahkan sempat mempertanyakan kepastian hukum kasus tersebut, apakah berlanjut atau dihentikan. Apalagi saat ini, kasus itu sedang mengambang. 

“Inilah yang seharusnya didorong kepada aparat untuk dituntaskan sebagai bagian dari adanya kepastian hukum,” tegas Victor.

Soal tata kelola pemerintahan, Nico-Victor menyebutkan bahwa pihaknya sudah melakukan sesuai aturan yang ada.

“Demikian halnya soal transparansi publik. Ada dinas Infokom yang memberikan transparansi kepada siapapun. Akses internet masuk pelosok dan layanan publik kian terbuka,” kata Victor.

Karena itu, lanjut dia, jika masih  dipercaya memimpin Tana Toraja, Nico-Victor tinggal memperbaiki yang kurang dan melanjutkan yang sudah baik. 

Sementara, Cabup petahana Nicodemus Biringkanae menjawab tuntas soal perlindungan perempuan dan anak. Nico-Victor sudah memberi kepercayaan kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan menuntaskan 100 lebih penegakan hukum atas kasus perempuan dan anak.

Menanggapi pertanyaan Victor soal kepastian hukum, Theofilus mengakui jika hal itu masih berproses. 

Dia hanya menjawab singkat bahwa pihaknya siap mendorong adanya kepastian hukum dari proses yang ada jika dipercaya memimpin Tana Toraja.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Cuma Fraksi PDIP Yang Inginkan Pilkada Serentak Tetap Digelar di 2024

Amran Sulaiman Bermindset Milenial

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar