Debat Kedua Di Jakarta, Panglima Sekber Appi-Rahman: Kami Siap Dimana pun

Pilwali Makassar
Ketua Partai Demokrat Makassar, Adi Rasyid Ali.

Terkini.id — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar resmi menetapkan jadwal debat kandidat putaran kedua Pemilihan Wali Kota (Pilwali), Selasa 24 November 2020 di Jakarta.

Panglima Sekretariat Bersama (Sekber) Partai Koalisi Appi-Rahman, Adi Rasyid Ali (ARA) tidak mempermasalahkan keputusan debat seri kedua digelar di luar kota Makassar. Namun sejumlah catatan ia tekankan kepada penyelenggara dan aparat keamananan. 

“Tidak masalah jika memang ditetapkan lokasi debat gelombang kedua di Jakarta. Harapan kami, kepolisian harus tegas, tidak boleh ada pengerahan massa, kerumunan massa,” tegas ARA Jumat 20 November 2020.

Menurut dia, insiden kekerasan yang dialami pendukung Appi-Rahman pada debat perdana lalu masih sangat membekas.

Oleh karena itu, ARA menyampaikan kepada seluruh pendukung dan simpatisan paslon berjargon Makassar Bangkit itu untuk menahan diri dan tidak terpancing dengan konflik.

Menarik untuk Anda:

“Kami sudah sampaikan ke pendukung Appi-Rahman untuk mampu menahan diri, menahan emosi, kita tampil dengan adu gagasan, adu ide dan adu program. Bukan adu otot atau adu badik. Walaupun kami punya kemampuan melakukan itu,” ujarnya.

Terkait debat kedua nantinya, Ketua Partai Demokrat Kota Makassar itu menerangkan bahwa Appi-Rahman sudah siap. Telah beberapa kali pula dilakukan simulasi debat. 

“Ya, kami sudah siap debat. Tinggal pematangan saja,” jelasnya.

Diketahui, debat putaran kedua ini mengusung tiga tema, yakni, reformasi birokrasi, pelayanan publik, penataan kawasan perkotaan dan ekonomi.

Komisioner KPU Makassar, Divisi Sosialisasi Partisipasi Masyarakat (Parmas) dan Pendidikan Pemilih, Endang Sari mengatakan, hal itu sudah lama direncanakan KPU, setelah melihat situasi keamanan di Makassar yang kurang kondusif. Apalagi ditambah rekomendasi dari Polrestabes Makassar dan Bawaslu.

Mencegah gesekan yang mungkin terjadi, Endang mengaku sudah menyurati Paslon untuk memberitahukan kepada pendukung masing – masing agar tidak menggelar nonton bareng (nobar). Sebaiknya pendukung menonton Paslon mereka dari rumah.

Sementara di lokasi debat, pihak KPU akan koordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk menurunkan personel melakukan pengamanaan ganda. Selain itu pihak KPU sudah meyiapkan tim untuk mensterilkan lokasi debat. 

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

PAN Manfaatkan Sisa Masa Kampanye Ajak Warga Gowa ke TPS

Sandiaga Uno Total Mendukung, Elektabilitas Anir-Lutfi Diyakini Melejit

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar