Delapan Kadis di Soppeng Tak Hadir di RPJM Desa, Kades Timusu Kecewa

Soppeng
RPJM Desa Kabupaten Soppeng

Terkini.id, Soppeng – Penyusunan Musyawarah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Desa) saat ini sudah dilaksanakan, akan tetapi Sejumlah Kepala Dinas (Kadis) di Kabupaten Soppeng malas menghadiri kegiatan tersebut.

Hal itu terlihat saat musyawarah RPJM Desa di Desa Timusu, Kecamatan Liliriaja, dari 10 kepala Dinas yang diundang hanya tiga kepala dinas yang hadir yakni Dinas Pemdes, Dinas Pendidikan, dan Dinas PUPR.

Kepala Desa Timusu Firdaus mengatakan, ada 10 kepala SKPD di Soppeng yang diundang untuk hadir RPJM Desa, namun hanya tiga yang hadir. Kegiatan RPJMDesa ini juga molor lantaran menunggu Kepala SKPD yang diundang.

“Harusnya mereka hadir, untuk mensinkronkan antara program di desa, dan di kabupaten, bahkan musyawarah RPJM Desa di Timusu, sempat molor selama satu jam, yang rencananya akan dimulai pukul 14.00 WITA, molor hingga pukul 15.00 WIta,” ujar fFrdaus, Selasa 12 Maret 2019.

Peserta yang hadir kecewa

Firdaus menambahkan peserta yang hadir merasa sedikit kecewa dikarenakan kepala dinas yang bersangkutan tidak bisa hadir.

“Padahal sudah diberikan undangan, sebenarnya kalau misalnya para pejabat eselon lagi tak mempunyai kesempatan hadir sudah bersyukur kalau yang bisa datang adalah staf atau tenaga honorer,” tandasnya.

Komentar

Rekomendasi

Pemkab Soppeng Terus Galakkan Subuh Mengaji    

Pasca Banjir di Soppeng, BPBD Belum Miliki Data Korban Bencana 

Majelis Dzikir Raodatul Jannah Bantu Warga Korban Banjir di Soppeng

Baru Selesai Dibangun, Rumah Fitra Hanyut Terseret Banjir di Soppeng

Rumah Hanyut di Soppeng, Tetangga: Akan Gelar Syukuran Besok

Hujan Deras, Dua Kecamatan di Soppeng Terendam Banjir

Andi Mapparemma dan Kaswadi Razak Berebut Rekomendasi Gerindra di Pilkada Soppeng

Soppeng Siaga Bencana, Pemkab Imbau Warga di Sekitar DAS Waspada

Innalilahi, Kebakaran 7 Rumah di Soppeng Dua Orang Tewas Terpanggang

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar