Demi Mengejar Viral, Pemuda Yogyakarta yang Mengaku Korban Klitih Dibekuk Polisi

Demi Mengejar Viral, Pemuda Yogyakarta yang Mengaku Korban Klitih Dibekuk Polisi

R
Alfiyah Rizzy
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – HEH (23) yang mengaku korban klitih nekat melukai dirinya sebab mengejar viral. Peristiwa ini terjadi pada Senin, 27 Desember 2021 sebagaimana dilansir terkini.id dari kompas.

Pemuda yang berasal dari Kapanewon Semanu, Gunungkidul, DI Yogyakarta sempat membuat laporan palsu ke pihak kepolisian di keesokan harinya, yakni Selasa, 28 Desember 2021. Ia mengakui bahwa perbuatanya hanya mengejar viral.

Laporan palsu HEH berisi bahwasanya ia berpapasan dengan tiga pengendara motor usai pulang dari kerjanya mentato pelanggan. Ketiga orang tersebut seluruhnya berboncengan.

Ketiga pengendara motor itu tiba-tiba berbelok dan mengejarnya di Jl. Bibis Kasihan Pedukuhan Bibis, Desa Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Bantul.

Kemudian, mereka membacokkan celuritnya dan mengenai lengan kiri HEH hingga sobek. Setelah itu, HEH memeriksakan dirinya ke rumah sakit.

Baca Juga

Namun, polisi mendapatkan informasi dari salah satu saksi, bahwa dari hasil rekaman CCTV di lokasi kejadian tidak ada kasus tersebut. “Keterangan saksi dan rekaman CCTV, pelapor telah melukai dirinya sendiri menggunakan cutter di dalam salah satu minimarket di Pedukuhan Bibis.

Usai mendapatkan informasi dan bukti jika kejadian itu tidak ada, pelaku akhirnya ditangkap di rumahnya. Polisi mengamankan satu unit motor, sebilah pisau cutter dan satu potong pakaian berwarna hitam.

Pengertian Klitih

Pengertian klitih sebagaimana dilansir terkini.id melalui tirto.id merupakan fenomena sosial yang terjadi di Daerah Istimewa Yogyakarta dan daerah sekitarnya. Pada umumnya, pelaku klitih akan mengincar target perundungan (bullying) secara fisik terhadap pelaku.

Terkadang pelaku klitih juga mengambil barang milik korban bahkan termasuk harta benda sehingga terkadang kejahatan ini termasuk perampokan.

Tidak jarang juga korban klitih juga meninggal dunia akibat menderita siksaan fisik yang cukup parah.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.