Masuk

Desa Turatea Kecamatan Tamalatea Salurkan BLT ke 147 KK

Komentar

Terkini.id,Jeneponto – Pemerintah Desa Turatea, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) ke 147 kepala keluarga (KK).

Penyerahan BLT secara simbolis dilakukan oleh Camat Tamalatea dan Kepala Desa Turatea yang disaksikan oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta pendamping Desa Turatea.

Penyerahan bantuan langsung tunai itu berlangsung di Kantor Desa Turatea Kecamatan Tamalatea Kabupaten, Selasa kemarin.

Baca Juga: Pemkab Jeneponto Dorong Peningkatan Koperasi dan UMK

BLT yang diserahkan itu merupakan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun 2020.

Kepala wilayah Kecamatan Tamalatea Jeneponto, Hairuddin Limpo menyampaikan, penyerahan BLT di Desa Turatea merupakan Desa yang kedua di menyalurkan BLT.

“Desa Turatea menjadi desa kedua di Kecamatan Tamalatea yang menyalurkan BLT, Desa yang pertama menyalurkan BLT yakni Desa Bontoja,” kata Hairuddin Limpo.

Baca Juga: Tim Robotik MTsN 2 Jeneponto Raih 4 Mendali Diajang 11th WRP di Negeri Jiran

Mantan Kabid di Dinas Sosial itu berharap masyarakat dapat memanfaatkan BLT tersebut untuk kebutuhan pokoknya.

“Saya harap BLT yang diterima oleh masyarakat itu untuk dipergunakan penyediaan kebutuhan pokok sehari-hari, semoga dapat meringankan beban masyarakat miskin terdampak Covid-19,” harap Hairuddin.

Sementara itu, Kepala Desa Turatea, Kecamatan Tamalatea Jeneponto, Supandi, menyampaikan jumlah kepala keluarga yang menerima BLT.

“Jumlah penerima BLT di Desa Turutea sebanyak 147 KK, itu tersebar di 7 wilayah Dusun, jumlah dana yang diterima per kepala Keluarga sebanyak Rp600 ribu,” ungkap Supandi.

Baca Juga: Pemkab Jeneponto Raih Penghargaan Badan Publik Daerah Cukup Informatif

Dia menambahkan, BLT tersebut dianggarkan melalui dana desa tahun 2020 itu diperuntukkan kepada masyarakat miskin yang terdampak Covid-19.

“BLT tersebut dianggarkan melalui dana desa, masyarakat akan mendapatkan BLT itu satu kali sebulan selama tiga bulan, masyarakat penerima itu telah ditetapkan pada musyawarah Desa,” ujar Supandi.