Terkini.id, Makassar – Sepuluh hari setelah pemerintah menaikkan bahan bakar minyak atau BBM, gelombang demo masih terus berlangsung.
Di sisi lain, pemerintah mulai menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) sebanyak 300 ribu per dua bulan. Bila dikalkulasikan Rp5.000 per hari.
Keluaraga Penerima Manfaat akan mendapat dua jenis BLT ialah BBM dan Sembako. Dari BLT BBM, mereka diberikan Rp300 ribu untuk dua bulan yakni September dan Oktober. Sedangkan sembako senilai Rp200 ribu. Jadi totalnya Rp500 ribu.
Ketua Komisi D DPRD Makassar Andi Hadi Ibrahim Baso menilai BLT tersebut hanya seolah-olah solusi imbas kenaikan BBM. Menurutnya, pemerintah harus hadir untuk menyelesaikan masalah penting masyarakat.
“BBM naik, semua ikut naik,” ujar Andi Hadi Ibrahim Baso, Selasa, 13 September 2022.
- Aliyah Mustika Ilham: Sinergi Eksekutif-Legislatif Kunci Pengelolaan APBD yang Akuntabel
- Rapat Paripurna DPRD, Wakil Wali Kota Makassar Beberkan Kinerja APBD 2025
- Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, Anggota DPRD Makassar Hj Umiyati Soroti Pentingnya PSU
- Ancaman El Nino Mengintai, Anggota DPRD Makassar Hj Umiyati Minta Direksi Definitif PDAM Segera Ditetapkan
- Reses Ketiga, Anggota DPRD Makassar Fasruddin Rusli Serap Aspirasi Warga Kecamatan Makassar
Menurutnya, pemulihan ekonomi yang selalu digaungkan pemerintah setelah pandemi Covid-19 tak lebih dari kepalsuan semata. Ia menyebut janji itu harus terus ditagih.
“Apakah ini yang disebut pemulihan ekonomi di tengah masyarakat susah dengan menaikkan harga BBM,” ujarnya.
Sebab itu, Andi Hadi pun menyimpulkan bahwa perkataan pemerintah tumpang tindih antara kata dan perbuatan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
