Terkini.id, Makassar – Pegiat media sosial, Ninoy Karundeng dikabarkan diculik dan disiksa oleh sekelompok orang tak dikenal di tengah aksi demonstrasi pada Sabtu 29 September 2019 lalu.
Berdasarkan informasi, Ninoy diculik saat melakukan peliputan pada aksi unjuk rasa tersebut. Kabar persekusi Ninoy tersebar lewat video persekusi di media sosial.
Salah satunya disebar oleh akun Muhammad Tezar Chaniago.
“Kelanjutan dari Buzzer Provokator. Buzzer provokator dengan gaji 3,2 juta ketangkap massa,” tulisnya.
Kabar terbaru, Ninoy telah kembali pulang ke rumahnya setelah diantar oleh para pelaku yang menculiknya.
- Chusnul Chotimah: Fitnah Kadrun Berubah Lagi, Saya Dituduh Ninoy Karundeng
- Kata Pengamat Soal Isu Kudeta Demokrat, Dianggap Cuma Taktik AHY-SBY
- Sepak Terjang Bernard Abdul Jabbar: Mantan Pendeta, Jadi Pendakwah hingga Tersangka
- Cek Fakta: Setelah Penculikan Ninoy, Novel Bamukmin FPI Jadi DPO Polisi?
- Tiga Wanita Jadi Tersangka Penculikan Ninoy Karundeng 'Si Buzzer Jokowi', Ini Identitasnya
“Saya… saya di rumah. (Dipulangkan) tadi pagi pukul 08.00 WIB,” kata Ninoy, dikutip dari Detik, Selasa, 1 Oktober 2019.
Ia pun tidak membantah jika dirinya telah diculik dan dianiaya oleh para pelaku.
“Ya, seperti yang kabarnya yang di video itu, tetapi saya sendiri belum melihat (videonya),” ujar Ninoy.
Saat ini, Ninoy belum berencana melaporkan kejadian yang dialaminya ke pihak berwajib
“Saya di rumah, saya nggak kepikiran,” ucapnya singkat.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
