Tiga Wanita Jadi Tersangka Penculikan Ninoy Karundeng ‘Si Buzzer Jokowi’, Ini Identitasnya

Ninoy Karundeng
Screenshot video interogasi Ninoy Karundeng yang beredar dengan wajah babak belur. (Foto: Istimewa)

Terkini.id, Jakarta – Ninoy Karundeng, wartawan yang disebut ‘buzzer Jokowi’ sontak membuat heboh media sosial dan menjadi perbincangan hangat publik lantaran dirinya mengaku telah diculik dan dianiaya oleh sekelompok orang saat aksi demonstrasi pada September 2019, lalu.

Belakangan, diketahui Ninoy saat itu dikeroyok di tengah aksi massa di Pejompongan Jakarta, lalu dibawa ke sebuah masjid yang belakangan diketahui merupakan Masjid Al Falah.

Pihak kepolisian sendiri saat ini sudah menangkap para penculik Ninoy. Total sudah 13 tersangka yang diamankan Polda Metro Jaya.

Dari tiga belas tersangka tersebut, terdapat 3 orang wanita.

“Ada perempuan juga, memang dari 13 yang kita tetapkan tersangka ada 3 orang yang kita kenakan (tersangka) juga,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, dikutip dari Detik, Selasa, 8 Oktober 2019.

Ketiga tersangka wanita itu, kaya Argo, yakni Yusi Yuswianti (54), Anne Ratna Suminar (52), dan Tuty Reni Iswanizar alias Reni (58).

Peran ketiga tersangka tersebut, lanjut Argo, yakni ikut menyebarkan video pengeroyokan Ninoy dengan konten ujaran kebencian ke grup WhatsApp.

“Kita tambahkan (pasal) juga UU ITE,” ujar Argo.

Hingga saat ini, polisi masih terus menyelidiki kemungkinan adanya tersangka baru dalam kasus ini.

Pihak penyidik juga masih mengumpulkan keterangan dari para saksi, termasuk Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
News

Luas Pulau Lanjukang Kota Makassar Terus Menyusut

Terkini.id, Makassar - Pulau Lanjukang, Kecamatan Sangkarrang, Kota Makassar memiliki pasir putih dan perairan yang bersih. Lautnya tenang dengan gradasi warna laut yang cantik.Sayangnya,
News

Begini Sosok JK di Mata Dokter Koboi

Terkini.id,Makassar - Inilah pandangan pemuda milenials Sulawesi Selatan yang juga berprofesi sebagai seorang dokter dan kerap disapa Dokter Koboi terhadap Wakil Presiden Republik Indonesia