Terkini.id, Makassar – Dinas Kesehatan Kota Makassar akan merevitalisasi ribuan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Makassar. Agar fungsi Posyandu — salah satunya sebagai pelayanan kesehatan — bisa membantu masyarakat.
Hal ini diungkapkan Ita Isdiana Anwar, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Makassar. Saat Diskusi Revitalisasi Posyandu di Hotel Sarison, Sabtu 30 Maret 2019.
“Kader Posyandu harus ditingkatkan pengetahuan dan kemampuannya,” kata Ita.
Diskusi Revitalisasi Posyandu menghadirkan ratusan kader dari Kecamatan Tamalanrea dan Kecamatan Biringkanaya.
Ketua Dewan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TSLP) Kota Makassar, Indira Mulyasari Paramastuti mengungkapkan, Kota Makassar harus menjadi kota dasa wisma. Mendukung program revitalisasi Posyandu.
- Pj Ketua TP PKK Sulsel Kunjungi Posyandu dan Tanam Cabai di Kelurahan Macanang Bone
- Gandeng PMD, Tim Penggerak PKK Gowa Tingkatkan Kapasitas Kader PKK dan Posyandu Lewat Bimtek
- Dokter Reisa Imbau Orang Tua Perhatikan Imunisasi Anak: Jangan Takut ke Posyandu
- Posyandu Dibuka dengan Protokol Kesehatan, Naisyah Imbau Warga Rutin Periksakan Bayinya
- Ikuti Webinar PKK Sulsel, Erna Rasyid Taufan: Posyandu Ujung Tombak di Tengah Pandemi
Dia mengatakan, TSLP telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk menyalurkan bantuan beberapa perusahaan. Khusus untuk dana revitalisasi Posyandu.
“Butuh Rp 15 juta sampai Rp 25 juta untuk revitalisasi satu Posyandu,” kata Indira.
Dana ini untuk mengaktifkan fungsi Posyandu yang sifatnya Posyandi biasa dan Posyandu yang terintegrasi. Biasa disebut Posyandu bintang lima.
“Masalah mendasar dari Posyandu adalah tidak adanya gedung. Dari total lebih seribu Posyandu, hanya sekitar 200 Posyandu yang punya bangunan permanen. Sisanya numpang di bangunan atau rumah warga,” kata Indira.
Posyandu mendukung program Jagai Anakta

Revitaliasasi Posyandu dinilai penting, karena mendukung Program Wali Kota Makassar Danny Pomanto : Jagai Anakta.
Posyandu sudah menjadi tempat konsultasi dan pemeriksaan pertama bagi ibu, balita, anak, dan Lansia. Sebelum dirujuk ke Puskesmas atau rumah sakit.
“Kita miris melihat ibu melahirkan, anak-anak, dan Lansia diperiksa di Posyandu yang tidak nyaman,” ungkap Indira.
Indira mengaku sudah berkoordinasi dengan 15 kecamatan di Makassar. Agar diberikan satu lokasi untuk pembangunan Posyandu percontohan.
“Pelan-pelan semua Posyandu akan kita perbaiki,” katanya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
