Terkini.id, Makassar – Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Andi Hadijah Iriani mengatakan permasalahan Covid-19 dan narkoba bukan permasalahan pemerintah semata tapi permasalahan bersama.
Hal itu ia sampaikan saat sosialisasi ihwal UU narkoba dan pentingnya vaksin Covid-19 yang dihelat MUI Makassar.
Iriani menjelaskan pandemi Covid-19 dan penyalahgunaan narkoba adalah masalah Internasional. Sehingga, kata dia, perlu mengalihkan perhatian dari lingkungan tersebut.
“Bagaimana mereka mengalihkan perhatiannya terhadap lingkungan tersebut. Penyalahgunaan ini adalah masalah internasional,” kata Iriani, Rabu, 18 Agustus 2021.
Khusus masalah Covid-19, Iriani mengatakan Pemerintah Kota Makassar telah menyelenggarakan program Makassar Rocovery yang tujuannya adalah bagaimana mampu keluar dari pandemi dengan tiga program di dalamnya.
- Respons Kilat! Dinkes Makassar Tindaklanjuti Aduan Warga Lewat LONTARA+
- Makassar Dinobatkan Kota KTR Terbaik, Tapi Perjuangan Belum Usai
- Rayakan Kemerdekaan, Hyundai Gowa Sediakan Puluhan Unit Ambulance Untuk Dinkes Kota Makassar
- Lawan Polio, Makassar Targetkan Imunisasi 184.000 Anak
- 2,535 Warga Makassar Terlayani Home Care Dottoro'ta di Semester Pertama 2024
“Pertama, imunitas kesehatan sesuai misi bapak Wali Kota. Kedua, adaptasi sosial. Ketiga adalah pemulihan ekonomi,” tuturnya.
Lebih lanjut ia mengingatkan pentingnya mematuhi protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi untuk memutus penyebaran Covid-19.
Sementara, Ketua MUI Kota Makasar, AGH Baharuddin menekankan pentingnya memahami bahaya narkoba dan Covid-19.
Ia menyebut narkoba dan Covid-19 adalah musuh bersama. Sehingga perlu juga dilawan secara kolektif.
“Narkoba dan Covid-19 adalah musuh kita bersama. Bedanya narkoba ini memang ada yang menginginkan, yang mau saja kena. Tapi Covid-19, mau atau tidak mau bisa kena,” ucapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
