Terkini.id, Makassar – Tenaga kesehatan di Kota Makassar belum mendapat penyuntikan vaksin booster atau vaksinasi ketiga dengan menggunakan vaksin Moderna.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Andi Hadijah Iriani menyebut pihaknya sementara melakukan pendataan.
“Belum, baru mau,” kata Iriani, Selasa, 10 Agustus 2021.
Saat ini, pihaknya masih terus melakukan proses verifikasi data. Menghitung jumlah penerima vaksin booster jenis Moderna yang lolos verifikasi.
“Persyaratannya 3 bulan setelah vaksinasi pertama karena banyak juga nakes-nakes yang sebelumnya terpapar, karena terlambat vaksinasi kedua dan butuh waktu,” kata Iriani, Selasa, 10 Agustus 2021.
- Gubernur Sulsel Lepas 100 Nakes dan Tambahan Rp1 Miliar untuk Bantu Penanganan Bencana di Aceh Tamiang
- Kadis Kesehatan Sulsel Pastikan Layanan Kesehatan RS Tetap Berkualitas Pasca Redistribusi Nakes
- Optimalkan Pelayanan Kesehatan, BKD Redistribusi 800 Nakes ke RS Milik Pemprov Sulsel
- Ribuan Nakes Puskesmas Makassar Tak Terima TPP, Danny Pomanto Cari Solusi
- Momen Peringatan HKN ke-59, Pemkab Gowa Serahkan 31 Piagam Penghargaan ke Puluhan Nakes
Vaksin ketiga ini sebagai bentuk pencegahan untuk mengantisipasi virus varian Delta, lantaran dibutuhkan imunitas kuat, terutama saat menghadapi pasien positif Covid-19 secara langsung.
Kepala Bappeda Kota Makassar ini juga memastikan seluruh nakes yang berada di bawah naungan Dinkes Makassar menerima vaksin booster.
“Seluruh nakes akan dapat vaksin ketiga,” ucap Ketua program Makassar Recover ini.
Di sisi lain, Badan Kesehatan Dunia atau WHO menyerukan setop distribusi vaksin Covid-19 booster atau dosis tambahan sebagai penguat setidaknya sampai akhir September.
Alasannya, ketimpangan vaksinasi yang melebar di antara negara kaya dan miskin saat ini.
“Kalau kita di Indonesia jelas peruntukannya untuk nakes dulu,” katanya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
