Terkini.id, Makassar – Kepala Dinas Sosial Kota Makassar Akhmad Namsum telah mengidentifikasi nama dan alamat calon penerima bantuan sosial, baik rumah tangga, keluarga maupun individu berdasarkan pada kriteria-kriteria sosial-ekonomi melalui Basis Data Terpadu.
Dia memaparkan jumlah warga miskin berdasarkan Basis Data Terpadu berada pada angka 80 ribu. Kendati demikian, tak semua bisa mendapatkan bantuan lantaran kemampuan negara yang terbatas.
“Bantuan yang bisa diberikan oleh negara itu kurang lebih 21 ribu, hal itu berdasarkan klasifikasi, tentu 10 persen yang paling terbawah itu yang menjadi penerima,” kata dia kepada terkini.id, Jumat, 12 Juli 2019.
Basis Data Terpadu dapat digunakan bagi instansi pemerintah, lembaga penelitian, lembaga swadaya masyarakat untuk melakukan analisis tentang indikator sosial ekonomi bagi masyarakat dengan kondisi sosial-ekonomi terendah.
Bagi perencana program Pemerintah (Pusat maupun Daerah), indikator tersebut dapat digunakan untuk merancang program penanggulangan kemiskinan yang relevan.
Akhmad: 80 ribu warga miskin terdata dapat bantuan
- Kebakaran Terjadi di Kantor Dinas Sosial Kendari, Data Beserta Dokumen Penerima Bansos Hangus
- Banjir di Makassar, BPBD Sulsel Siaga Evakuasi Warga dan Dinsos Siapkan Dapur Umum
- Antisipasi Banjir September 2021, Wali Kota Makassar Siapkan Tempat Pengungsian
- Ada 11.305 Data Manipulatif, 100 Ribu Paket Bansos di Makassar Tersendat
- Wali Kota Makassar Gandeng KPK Bongkar Borok Dinas Sosial
Lebih lanjut, Akhmad menyatakan, seyogyanya 80 ribu warga yang terdata mendapatkan bantuan lantaran mereka perlu dibantu.
“Tetapi ada standar perengkingan, standar paling bawah. Siapa yang paling sangat miskin kemudian akan terpotong pada jatah, sesuai kemampuan negara,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
