Terkini.id,Makassar – Kepala Bidang Usaha Perdagangan Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Makassar Abdul Hamid mengatakan, pihaknya bakal menata ulang seluruh Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada Kota Makassar. Ia merencanakan penyelesaiannya akan rampung tahun depan.
Dia menyebut untuk tahap pertama, pihaknya menyediakan 50 kios PKL dengan nilai 4,5 juta per unit dengan menyiapkan lapak dagangan pedagang yang lebih layak tanpa mengubah jenis dagangan. Ia mengatakan, untuk tahap pertama, PKL dari tujuh kecamatan zona barat yang akan ditata terlebih dahulu.
“Lapak atau kios yang akan disiapkan terbuat dari baja ringan berikut dengan model yang membuat pembeli dan penjual nyaman bertransaksi. Selain itu, bakal dipercantik dengan desain dan warna yang atraktif,” kata dia, Senin, 22 Juli 2019.
Pada tahun 2020, dia mengatakan akan metata tempat jualan. Dia mencontohkan pedagang saat ini berjualan di pinggir jalan menggunakan tenda darurat. Juga ada dari seng-seng berkarat.
“Untuk itu bakal dipercantik dengan desain dan warna yang atraktif, ini kurang kelihatan rapi dan bersih,” ungkapnya.
- Mahasiswa Turun ke Sawah! Aksi Polbangtan Kementan Dukung Cetak Sawah Rakyat
- Pemkot Makassar Tata PKL, Bakal Siapkan Lokasi Khusus dan Sentra UMKM
- PKL Kuasai Jalan Protokol di Makassar, Pemerintah Kewalahan Tertibkan
- Go Public, Polbangtan Kementan Magangkan Mahasiswanya di Jepang
- Wujudkan profesionalisme SDM pertanian, Kementan Mantapkan Praktek Kerja Lapang
“Kita mau PKL kita juga elok kelihatan, tetap berjualan tanpa menampilkan kesan kumuh, sehingga keindahan kota juga terjaga,” tambahnya.
Kendati begitu, Abd Hamid mengatakan terkait yang melanggar aturan seperti berjualan di pedestrian maupun di badan jalan tetap tidak diperkenankan. Dia mengatakan Disdag Makassar berencana menggeser posisi kios ke belakang trotoar atau di atas drainase.
“Jadi desainnya itu di sifatnya fleksibel, kita rencana akan tempatkan di atas drainase di kawasan yang sama, atau kalau ada lahan pinggir jalan juga bisa. Karena trotoar atau pedestrian dan badan jalan tidak bisa ditempati berjualan,” ujarnya.
Penataan ini, kata dia, bagian dari upaya Disdag Makassar untuk mendukung Makassar bersih.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
