Terkini.id, Makassar – Dinas Pendidikan Kota Makassar tengah melakukan pemindahan aset dari kantor lama di Jalan Hertasning ke eks Gedung PKK di Jalan Anggek Raya, Kecamatan Panakkukkang.
“Hari ini kami mulai lakukan pemindahan barang-barang di inventaris Disdik ke kantor yang baru untuk menempati eks Gedung Balai Diklat kota Makassar, Gedung PKK,” kata Rahman, sapaanya, Rabu, 27 Mei 2020.
Saat ini proses administrasi peralihan pencatatan aset dari Balai Diklat Ke Dinas Pendidikan sedang berproses di Badan Pengelolah Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).
Rahman mengatakan, hampir semua Kepala Dinas Disdik mengeluhkan kondisi kantor yang tak layak yang berlokasi di Jalan Hertasning.
“Ruangannya sudah sempit, sudah tua dan di sana sini terjadi kebocoran kalau hujan dan dari bawah juga terjadi rembesan,” kata dia.
- Wali Kota Makassar Buka Bedah Buku Biografi Ajoeba Wartabone di Raker LAMAHU se-Indonesia Timur
- Wali Kota Makassar Serahkan SK kepada 167 PNS Baru, Ingatkan Pentingnya Pengabdian
- Aliyah Mustika Ilham Dukung Program BPJS Kesehatan Masuk Kampus di Unhas
- Harumkan Makassar dan Sulsel, Murid SMP Al Biruni Ikuti Lomba ALOHA Tingkat Dunia di Panama
- PMSM Sulsel Ajak Praktisi HR Bangun Kepemimpinan Berbasis Coaching
Bila hujan selama 2-3 jam, maka akan terjadi rembesan dari bawah di kantor yang lama. Selain itu, di kantor yang lama, Rahman mengatakan tak memiliki ruang rapat, dan aula.
Ia menilai dalam mengelola pendidikan seharusnya ada ruangan yang menampung para guru. Setiap saat, kata dia, ada rapat guru dari pengawas, pendidik, dan para kepala sekolah.
“Sekarang dengan disetujuinya pak Pj, Pak Sekda, dan para asisten untuk kami menggunakan eks Gedung PKK ini, gedung ini memiliki aula yang cukup lapang bisa memuat sampai 400 orang dalam melakukan pertemuan,” kata dia.
Terutana bila Disdik hendak koordinasi dengan Guru. Sebelumnya bila ada sosialisasi tentang aturan Disdik, Rahman mengaku kesulitan.
“Kantor yang lama itu paling bisa muat 15 orang sementara sekolah di Makassar ini ada lebih 1000 termasuk negeri dan swasta untuk sekolah negeri saja SD-nya ada 314 sekolah, SMP 55 ditambah ada sekolah kekhususan 1 jadi 56. Sedangkan Taman Kanak-Kanak lebih 500 belum lagi swasta SMP dan SD,” paparnya.
Rahman berharap pejabat selanjutnya mampu menerapkan pendidikan yang lebih manusiawi dan lebih bermartabat kepada peserta didik.
“Saya berharap siapa pun jadi kadis dan siapapun diberi amanah menjadi kepsek dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memberi pendidikan yang lebih manusiawi, lebih bermartabat, dan lebih berkualitas kepada masyarakat Makassar,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
