Terkini.id, Jakarta – Mantan Staf Khusus Menteri ESDM era Presiden Joko Widodo, Muhammad Said Didu menjawab sindiran netizen soal mengapa ia dipecat.
Ia mengatakan bahwa masalahnya sehingga ia dipecat adalah karena suka melawan pembohong dan pemberi janji palsu.
“Anda betul. Masalah saya adalah suka melawan pembohong dan pemberi janji palsu. Jelas?” kata Said Didu melalui akun Twitter pribadinya pada Senin, 8 November 2021.
Adapun netizen tersebut menyindir saat Said Didu membahas mengenai tugas-tugas yang perlu dilakukan pemerintahan baru saat mengganti pemerintahan lama.
Menurutnya, ada tiga hal yang perlu dilakukan pemerintahan baru, yakni memperbaiki kesalahan sebelumnya, melanjutkan yang baik, dan menemukan kebijakan yang lebih baik.
- Kabar Rencana PPN Naik Jadi 12 Persen Tahun 2025, Said Didu: Pemerasan Rakyat
- Pemerintahan Jokowi Habiskan Rp 2.778 Triliun Bangun Tol Hingga Bandara, Said Didu: Ini Kebohongan Publik
- Said Didu Sorot Permintaan Jokowi ke China Terkait IKN hingga Singgung Kereta Cepat
- Kritik Subsidi Mobil Listrik, Said Didu Berikan Contoh Alur Merampok Rakyat Melalui Kebijakan
- Stafsus Kemenkeu Disemprot Said Didu Usai Bahas Dana Pajak
“BUKAN: 1) melanjutkan dan meningkatkan yang tidak baik seperti KKN, 2) menghentikan yang sudah baik, 3) membuat kebijakan yang lebih jelek dari sebelumnya,” ungkapnya.
Menanggapi pernyataan itu, seorang netizen lalu menyindir mengapa Said Didu sendiri bisa dipecat.
Netizen menilai bahwa berarti ada yang salah dengan mantan Sekretaris Menteri BUMN tersebut sehingga bisa dipecat.
“Lah. kok Anda bisa dipecat?? Berarti ada yang salah dong sama Anda??” katanya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
