Terkini.id, Jakarta – Dokter Terawan buka suara soal pengalamannya menangani masalah-masalah kesehatan khususnya di masa pandemi Covid-19.
Sebagaimana diketahui beberapa waktu lalu reshuffle kabinet Indonesia maju telah dilakukan pemerintah pusat.
Dokter Terawan juga merupakan Menteri yang diganti oleh Budi Gunadi Sadikin pada periode 2020 sampai 2024.
Usai tidak menjabat lagi sebagai Menteri Kesehatan, Terawan sempat dipertanyakan lantaran tidak muncul ke publik dalam waktu beberapa saat.
Kemudian, kini dirinya kembali menyita perhatian publik usai muncul dan buka suara tentang masalah-masalah kesehatan di Indonesia.
- Kebelet Nyapres, Cak Imin Mau Dokter Terawan Jadi Cawapresnya, Warganet: Ambisius!
- Mengejutkan, Cak Imin Ingin Jadikan Dokter Terawan Cawapresnya: Menkes Paling Peduli dan Berani
- Soal Dokter Terawan, Arief Poyuono ke IDI: Ngeri, Gak Jelas Seperti yang Kita Saksikan!
- Soroti Pemecatan Dokter Terawan, Fahri Hamzah: Dokter Biasanya Memiliki 2 Senjata!
- Soal Pemecatan Dokter Terawan, Ketum IDI ke DPR: Tolong Beri Kesempatan, Kami Tidak Ingin Jadi Gaduh!
Dirinya diwawancarai oleh Rossi, seorang presenter ternama di salah satu stasiun televisi terkemuka di Indonesia.
Dalam wawancara itu, Rossi menyampaikan pertanyaan-pertanyaan tajam, sampai-sampai ada pertanyaan soal riset-riset Terawan yang seolah dihalang-halangi.
“Jadi pak Terawan merasa selama ini riset-riset yang dilakukan pak Terawan itu seperti selalu dihalang-halangi?!,” ujar Rossi menanyakan kepada Terawan.
Video itu diunggah oleh salah satu warganet dengan akun twitter @L3laki_5uny1 sebagaimana dilansir Terkini.id pada Sabtu, 9 Juli 2022.

“Untuk maju berkembang dan memberikan kontribusi kepada medis?!,” ujar Rossi melanjutkan pertanyaannya, kemudian Dokter Terawan menjawab ‘iya’.
Dalam video itu kemudian Dokter Terawan menyampaikan pernyataan yang cukup menarik, dirinya menyebut istilah ‘politik medis‘.
Mulanya, Dokter Terawan menjelaskan bahwa dirinya tegas dalam menolak hal-hal yang tidak masuk akal terkait medis, hal tersebut dikarenakan menyangkut nyawa manusia.
“Ya ndak lho gak masuk akal, yang gak masuk akal saya gak ikuti,” ujar Terawan menjelaskan.
“Alasan medis yang ndak masuk akal tidak boleh diikuti, dan saya tegas itu!,” ujar Dokter Terawan melanjutkan.
“Alasan yang lebih cenderung ke arah politik medis, saya tidak mau! Karena ini menyangkut nyawa manusia!,” ujar Dokter Terawan menegaskan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
