Dompet Dhuafa Sulsel Himpun Rp2,68 Miliar Donasi Selama 2018

Dari kiri, Manajer Program Dompet Dhuafa Sulsel, Nurwana, Pemimpin Dompet Dhuafa Sulsel Rahmat Hidayat HM, dan Manajer Fundraising Kiki saat media briefing di Kampung Ternak Dompet Dhuafa Jalan Macanda, Kamis 28 Maret 2019.(hasbi/terkini.id)
Dari kiri, Manajer Program Dompet Dhuafa Sulsel, Nurwana, Pemimpin Dompet Dhuafa Sulsel Rahmat Hidayat HM, dan Manajer Fundraising Kiki saat media briefing di Kampung Ternak Dompet Dhuafa Jalan Macanda, Kamis 28 Maret 2019.(hasbi/terkini.id)

Terkini.id, Makassar – Lembaga nirlaba Dompet Dhuafa, sukses menghimpun dana hingga Rp 2.680.180.247 di Sulawesi Selatan pada 2018.

Dana sebesar Rp 2,68 miliar yang dihimpun tersebut, telah disalurkan ke berbagai sektor yang menjadi fokus Dompet Dhuafa.

“Dana yang kita himpun disalurkan untuk zakat, infak, program tebar hewan kurban, wakaf, program kemanusiaan, dan lain-lain,” terang Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Sulsel, Rahmat Hidayat saat media briefing di Kampung Ternak Dompet Dhuafa Sulsel di Jl Macanda No 16 Romangpolong, Kabupaten Gowa, Kamis 28 Maret 2019.

Dia menjelaskan, Dompet Dhuafa yang sudah berusia 10 tahun di Sulsel dan 26 tahun secara nasional, berfokus menyalurkan dana donasi masyarakat untuk program-program prioritas baik itu untuk pemberdayaan, pengembangan hingga charity.

Saat ini, Dompet Dhuafa mencatat telah menyalurkan bantuan untuk pengembangan, pemberdayaan hingga charity tersebut kepada 10.070 jiwa mustahiq (penerima zakat dan infaq)

Penerima manfaat itu terbagi dalam berbagai sektor.

“Untuk program Pendidikan, ada 91 jiwa yang mendapat bantuan dengan nilai sebesar Rp 84,4 juta. Sedangkan untuk kesehatan, ada 980 jiwa dengan nilai Rp 39,18 juta, untuk program ekonomi 263 jiwa dengan nilai bantuan Rp 656,08 juta, untuk sosial dakwah 7.538 jiwa dengan nilai bantuan Rp 872,79 juta, serta untuk kebencanaan atau kemanusiaan sebanyak 1.198 jiwa dengan nilai Rp 333 juta,” tambahnya lagi.

Kampung Ternak

Nah, salah satu program andalan Dompet Dhuafa adalah Tebar Hewan Kurban atau THK dengan memberdayakan masyarakat mustahiq untuk beternak.

Salah satu lokasi ternak Dompet Dhuafa misalnya di Jalan Maccanda Gowa.

Di kawasan seluas 1.700 meter persegi tersebut, ada 10 kepala keluarga mustahiq yang beternak kambing, dan sukses menjual rata-rata 5 hingga 10 ekor kambing per bulan.

“Rata-rata untuk akikahan. Tetapi kalau Idul Adha, penjualannya bisa melonjak hingga 200 ekor. Keuntungan dari ternak ini sistemnya bagi hasil,” kata Hidayat lagi.

Lahan ternak di Macanda tersebut adalah tersebut adalah hasil wakaf salah satu donatur. Hewan ternaknya pun dari donatur.

Penghimpunan Dana Dompet Dhuafa 2018:

Zakat Rp 941.355.805 (35%)
Infak Rp 923.994.423 (34%)
Infak Tematik Rp 0 (0%)
Tebar Hewan Kurban Rp 273.571.249 (10%)
Wakaf Rp 34.949.000 (1%)
Kemanusiaan Rp507.363.744
Lain-lain Rp 26.026 (0%)

Total Rp 2.680.180.247

Komentar

Rekomendasi

Berikut Nama 20 Dokter yang Gugur Akibat Corona

Balai Kota Makassar Ditutup, Iman Hud: Kita Terapkan Protokol Penanganan Covid-19

Dokter Marhaen: Ketidakjujuran Pasien Berdampak Tingginya Angka Kematian Medis

DKI Jakarta Resmi Berstatus PSBB Corona, Ojol Dilarang Angkut Penumpang

Pengusaha Ini Hibahkan Lahan 1 Hektar Miliknya untuk Area Pemakaman Korban Corona

Sering Bicara Khilafah dan Hina Presiden, Ali Baharsyah Ternyata Kolektor Video Mesum

3 Poin Sikap AJI Terkait Privilese Wartawan untuk Tes Cepat Covid-19

Terpidana Teroris Abu Bakar Ba’asyir Surati Jokowi, Minta Dibebaskan akibat Corona

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar