Dorong Jusuf Kalla, Partai Demokrat Ikut Bicara Soal Ketum NU

Dorong Jusuf Kalla, Partai Demokrat Ikut Bicara Soal Ketum NU

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, JakartaPartai Demokrat ikut angkat bicara soal calon Ketua Umum atau Ketum Nahdlatul Ulama (NU). Parpol itu pun mendorong Jusuf Kalla sebagai sosok yang layak memimpin ormas Islam terbesar di Indonesia tersebut.

Dorongan terhadap Jusuf Kalla menjadi Ketum NU tersebut disampaikan petinggi Partai Demokrat, Syahrial Nasution.

Diketahui, menjelang Muktamar NU ke-34 sejumlah nama digadang-gadang layak menempati posisi sebagai Ketua Umum PBNU.

Adapun nama-nama tersebut yakni petahana Ketum PBNU KH Said Aqil Siradj, Menteri Agama KH Yahya Cholil Staquf, hingga KH Bahauddin Nursalim (Gus Baha).

Akan tetapi, pihak Partai Demokrat menilai sosok Jusuf Kalla alias JK dapat membesarkan NU lantaran mantan Wapres RI ke-10 dan ke-12 itu memiliki segudang pengalaman dalam memimpin organisasi.

Baca Juga

Tak hanya itu, menurut Syahrial, Jusuf Kalla juga merupakan tokoh Indonesia Timur dan juga tokoh NU.

“Saya hanya menilai dari sisi kapasitas dan kapabilitas Pak JK. Mantan Wapres Pak SBY dan Mantan Wapres Pak Jokowi. Tokoh Indonesia Timur dan juga tokoh NU. Paiawai dalam memimpin organisasi,” ujar Syahrial Nasution, dikutip dari Okezone, Senin 15 November 2021.

Ia juga menilai, Jusuf Kalla sudah beberapa kali menjadi tokoh perdamaian baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Semua itu, kata Syahrial Nasution, terjadi karena JK dekat dengan kalangan ulama dan tokoh agama lainnya.

Akan tetapi, Syahrial menyebut bahwa hal itu hanya sekadar usulan semata dari Partai Demokrat. Selebihnya, tinggal menanyakan kesediaan Jusuf Kalla apakah bersedia menjadi Ketum NU atau tidak.

“Secara kemampuan di sisi ekonomi dan bisnis pun sangat mumpuni. Tidak akan menjadi beban organisasi. Penilaian saya, dengan agenda pluralisme yang di kedepankan organisasi PBNU, tidak ada yang kurang dari diri Pak JK. Hanya kesediaan beliau saja yang harus ditanyakan,” ujarnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.