Terkini.id,Makassar – Dalam mendorong peningkatan sumber daya manusia yang handal, peningakatan pendapatan, dan pelayanan prima bebas korupsi, PD Pasar Makassar raya terus berbenah diri demi terealisasinya misi tersebut.
“Kami sementara menjajaki dengan swasta, terkait kerjasama sistem digital di PD Pasar,” ungkap Syafrullah, Rabu 13 Maret 2019.
Ia menjelaskan, kerjasama yang dimaksud berupa tranksaksi harian pedagang dan kolektor, menerapkan kartu khusus atau semacam Automated Teller Machine.
Pengembangan aplikasi transaksi online tersebut nantinya diperuntukkan kepada pedagang pasar, dan karyawan pasar.
“Sebelumnya, kami sudah mengembangakan Website untuk memonitoring harga sekaligus memantau potensi inflasi di Makassar, bisa di kunjungi di situs pasarmakassar.pro,” akunya.
- Setelah Pasar Butung Diambil Alih, Kuasa Hukum PD Pasar Ungkap Ada Tindak Pidana Korupsi
- Sengketa Pasar Butung Makassar Berakhir, Pedagang: Jangan Rugikan Kami
- PD Pasar Makassar Raya Kini Hadir di Marketplace Tokopedia
- Aktivitas Pasar Mulai Ramai, PD Pasar Makassar Raya Tingkatkan Penerapan Protokol Kesehatan
- Koordinasi Dinkes Makassar, 103 Pedagang di Pasar Pannampu Jalani Vaksininasi Tahap Kedua
Menurutnya, PD Pasar tidak boleh tertinggal. Harapannya ke depan pasar-pasar tradisional di Kota Makassar masuk dalam standarisasi pasar nasional. Untuk itu, diperlukan adanya inovasi smart dan kerjasama yang tepat antara stakeholder.
Mantan Direktur Operasinal PD Parkir Makassar ini mengaku, jika tak ada aral yang melintang, paling lambat Juni 2019 mendatang, program digitalisasi pasar tersebut sudah berjalan atau terealisasi efektif.
“Kita tidak ingin serampangan, dan juga bukan sebagai pencitraan. PD Pasar ingin program tersebut nanti benar-benar matang lalu kita perkenalkan kepada publik,” terangnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
