Dosen Komunikasi UIN Alauddin Minta Pemerintah Buka Informasi Penanganan Virus Corona

Dosen Komunikasi UIN Alauddin Minta Pemerintah Buka Informasi Penanganan Virus Corona

K
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Dosen Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Andi Fadli meminta Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan lebih terbuka kepada masyarakat, terkait informasi penanganan pandemi Virus Corona atau Covid-19.

“Warga harus tahu dimana pasien yang sudah positif dan daerah mana yang harus dihindari,” kata Fadli, Jumat 27 Maret 2020.

Fadli mengatakan, warga saat ini butuh informasi akurat. Kalau bukan pemerintah yang sampaikan informasi, kemana lagi warga bertanya.

“Tidak mungkin bertanya di media sosial,” ungkapnya.

Dia mengatakan, informasi yang terus diperbaharui sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk terus mawas diri. Mengambil langkah yang tepat di tengah bencana.

Baca Juga

Sekarang masyarakat bingung. Mau berobat dan periksa kesehatan takut disuruh bayar. Belum lagi ancaman ketahanan pangan bagi masyarakat yang sudah tidak bisa bekerja.

Harusnya sudah ada informasi, dimana masyarakat bisa mendapatkan bantuan pangan jika kondisinya darurat. Bagaimana prosedurnya supaya tidak ada kerusuhan.

“Demi kepentingan publik, hak masyarakat mendapatkan informasi yang baik dan benar,” kata mantan Anggota KPID Sulsel ini.

Dengan tidak adanya informasi yang akurat, masyarakat malah menjadi panik. Saling menduga-duga dan curiga.

“Jika memang kondisinya sudah darurat, ambil saja langkah darurat. Seperti menutup daerah yang sudah masuk zona merah,” ungkap Fadli.

Fadli berharap, Humas Pemprov Sulsel juga lebih aktif menyampaikan informasi. Jika ada masyarakat yang bertanya segera dijawab.

“Setiap jam harus diperbaharui informasi penanganan Corona di Sulsel,” ungkap Fadli.

Gubernur Sulsel Siapkan Tiga Hotel untuk Tim Medis Covid-19

Gubernur Sulawesi Selatan Prof H.M Nurdin Abdullah mengambil langkah taktis untuk memfasilitasi tenaga medis yang berada di garis terdepan, menangani pasien virus Corona 2019 atau Covid-19.

Langkah ini, disambut baik para pengusaha untuk turut membantu tenaga medis dengan memberikan kamar Hotel Sutomo langsung dari pemiliknya yakini Pak Samoel. 51 kamar Hotel Sutomo ini diperuntukkan tegana medis zona RS Pelamonia, RSKD Dadi dan RS Akademis.

Zona kedua khusus untuk tenaga medis RSUD Haji Makassar, RSUD Labuang Baji Makassar diberikan 100 kamar di Grand Sayang Park Hotel.

Sementara untuk zona tiga yakin RS Pendidikan Unhas, RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar dan RS Private Care Center (PCC) disediakan pula 38 kamar di Grand Puri Perintis Hotel.

“Hotel Sutomo ini, dia (Samoel) betul-betul menyiapkan untuk para medis, dokter perawat dari rumah sakit tidak langsung pulang ke rumah, mereka tinggal di sini (Hotel Sutomo). Ini betul-betul dia sumbangkan selama Covid-19 belum reda. Tempat ini kita gunakan dan kita akan bikin zona,” jelas Nurdin.

“Zonasinya ada yang dekat dari sini adalah RS Pelamonia RS Dadi dan RS Akademis sehingga untuk RS Siloam, RS Haji, RS Labuang Baji itu nanti satu lagi itu di Hotel Grand sayang. Satu lagi untuk yang dekat dengan RSUP Wahidin Sudirohusodo PCC dan Unhas kita siapkan di Grand Puri Perintis,” lanjutnya.

RSUD Sayang Rakyat juga akan segera disiapkan 118 tempat tidur khusus untuk pasien isolasi. Ruangan ini sebelumnya merupakan ruangan perawatan anak dan sementara direnovasi menjadi ruang isolasi dengan anggaran sebesar Rp 14 miliar, sedangkan untuk anggaran fasilitas atau alat kesehatan ditaksir mencapai Rp 11 miliar. Total keseluruhan untuk ruang isolasi berbintang lima sebesar Rp 25 miliar.

“Ini kita mau buat ruangan isolasi yang berbintang lima untuk pasien Covid-19,” kata Nurdin.

Ruang berbintang lima ini dipersiapkan tempat tidur yang nyaman, kamar mandi yang paling bagus, fasilitas seperti TV, AC, WiFi, alat pembunuh kuman dan sejumlah fasilitas pendukung lainnya.

“Bikin yang bagus. Tempat tidur yang nyaman. Karena orang masuk rumah sakit mau sehat dan harus nyaman. Kamar mandi harus yang bagus. Buat yang bagus,” ujarnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.