Terkini.id, Sukabumi – Tersangka kasus pembunuhan dan pembakaran suami bersama anak tiri, Aulia Kesuma, membeberkan pengakuannya terkait perbuatan keji yang ia lakukan.
Dalam pengakuannya, Aulia mengungkapkan tega menghabisi nyawa suami dan anak tirinya, Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili alias ECP, dan M Adi Pradana alias Dana alias D, karena terinsipirasi sinetron.
Menanggapi pengakuan tersangka, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Yuliandre Darwis mengatakan, tidak ada sinetron yang menceritakan adegan sesadis yang dilakukan oleh tersangka terhadap suami dan anak tirinya.
“Itu mungkin daya nalar pikirannya saja, coba sebut sinetron apa yang mengarah ke situ. Sinetron pada rasanya memotivasi, nggak ada sinetron sesadis itu kan? Sampai bisa membakar, daya nalarnya kedesak saja, sinetron apa?” kata Yuliandre Darwis, seperti dikutip dari Merdeka, Rabu, 4 September 2019.
“Coba lihat aja (sinetron) ABG pacaran, nggak ada suami yang dibekap, dikasih racun, nggak ada sinetron seperti itu tuh,” sambungnya.

KPI: kemungkinan ada film yang menampilkan adegan sesadis Aulia Kesuma
- Bunuh Suaminya Sendiri, Aulia Kesuma dan Anaknya Divonis Hukuman Mati
- Sebelum Sewa Pembunuh Bayaran, Aulia Kesuma Hendak Tembak Mati Suaminya
- Takut Membunuh, Satu Tersangka Kasus Aulia Kesuma Pura-pura Kesurupan
- Sembunyi di Atas Gunung, Dua Pembunuh Bayaran Aulia Kesuma Tertangkap
- Aulia Kesuma Beber Perilaku Anak Tiri yang Dibunuh: Dia Pengguna Narkoba
Sinetron itu, kata Yuliandre, menyajikan adegan secara berseri. Sehingga pihaknya menilai tak ada sinetron yang menayangkan hiburan yang sesadis tersebut.
“Kalau sinetron berangkai-rangkaian ceritanya, tiap hari berseri-seri, tiba-tiba ada suami dibakar saya belum temuin tuh mana sinetron itu,” tegasnya.
Namun, dirinya mengakui bahwa kemungkinan ada film yang menampilkan adegan sesadis tersebut, tapi untuk sinetron tidak ada.
Diketahui, peristiwa pembunuhan sadis yang dilakukan tersangka diduga terjadi di rumah korban di Lebak Bulus, Jaksel.
Tersangka Aulia diduga membayar dua eksekutor, yakni A dan S, untuk menghabisi nyawa suaminya, Pupung, dengan racun. Ia juga menyuruh putra kandungnya, Kelvin, menghabisi nyawa anak tirinya, Dana, dengan cara dicekoki miras dan dibekap.
Setelah dinyatakan tewas, Aulia Kesuma dan Kelvin membawa dua jasad korban ke Sukabumi. Di sana, Kelvin membakar kedua korban dalam mobil dengan menggunakan bensin.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
