Dukung Hak Kreatif Anak Muda Makassar, Ismak Siap Beri Bantuan Hukum

Ketua DPP Asosiasi Advokat Indonesia, Muhammad Ismak.(terkini.id/hasbi)
Ketua DPP Asosiasi Advokat Indonesia, Muhammad Ismak.(terkini.id/hasbi)

Terkini.id, Makassar – Masalah kreatifitas anak muda masih seringkali terkendala berbagai masalah. Diskusi yang digelar Forum Makassar Kita di Red Corner Café, Kamis 18 Juli 2019.

Sejumlah masalah terkait kreativitas dibincangkan, mulai dari hak cipta kreator musik atau film yang diklaim orang lain, aktivitas live music yang dihentikan oleh pejabat, hingga kurangnya dukungan dari pemerintah.

Fokus discussion Forum Makassar Kita tersebut digelar bersama para kreator milineal Makassar, dengan mengangkat tema tentang Membela Hak Kreatifitas Kita.

Focus Group Discussion tersebut menghadirkan menghadirkan Muhammad Ismak sebagai narasumber dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum DPP Asosiasi Advokat Indonesia (AAI).

FGD Milenial Kreatif ini menghadirkan 20 kreator di makassar dengan beragam keahlian, mulai musisi indie, kreator youtube, desainer, photografer, writers, hingga selebgram makassar.

“Kita ingin ada sharing pengalaman soal melindungi hak kekayaan intelektual yang marak terjadi dan meresahkan khususnya bagi para kreator muda ini,” ungkap Moch Hasymi Ibrahim, selaku inisiator Forum Makassar Kita.

Juga para peserta diskusi saling sharing pengalaman bagaimana pemerintah mendorong atmosfir yang sehat bagi kompetisi dan memajukan para kreator muda di Makassar ini.

“Saya sebagai profesional hukum tentu mendorong upaya yang bisa membantu dan mengedukasi khususnya para kreator muda ini bila terkendala secara hukum. Kalau perlu kita sudah berniat untuk memberikan bantuan hukum. Sayang sekali bila kita tak mendukung mereka, karena potensi mereka sangat besar dan tidak lama lagi akan sangat menentukan kota ini,” ungkap Ismak.

Para kreator mengingkan ada jejaring yang ikut membantu melindungi para kreator dalam berkarya.

Masalah Tempat

“Film-film maupun acara musik taraf nasional yang dibuat anak Makassar itu cenderung independen, jalan sendiri tanpa keterlibatan kota,” terang Muhammad Ismak.

Salah satu hal penting yang diwujudkan oleh pemerintah, adalah tempat untuk anak muda berkreatifitas.

“Paling penting itu tempat, lokasi untuk pertunjukan, dan tempat berkreasi,” ungkap Ismak yang juga ikut masuk dalam bursa kandidat calon Wali Kota Makassar itu.

Berita Terkait
Komentar
Terkini