Tim Bakal Calon Walikota ini Konsultasi Syarat Jalur Perseorangan ke KPU Makassar

Bakal Calon Walikota Makassar, Muhammad Ismak mengutus timnya untuk melakukan konsultasi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar, Jumat 25 Oktober 2019.

Terkini.id — Bakal Calon Walikota Makassar, Muhammad Ismak mengutus timnya untuk melakukan konsultasi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar, Jumat 25 Oktober 2019.

Dua tim Ismak yaitu, Moch Hasymi Ibrahim dan Irwan AR diterima langsung oleh oleh komisioner Goenawan Mashar, Endang Sari, Abd Rahman dan sekretaris KPU Asrar Marlang.

Mereka berkunjung ke KPU Makassar guna menanyakan tentang mekanisme dan syarat maju melalui jalur perseorangan pada Pemilihan Walikota (Pilwali) Makassar 2020 mendatang.

“Kami datang secara resmi untuk berkonsultasi terkait mekanisme persyaratan jalur perseorangan di Pilwali Makassar tahun depan,” ungkap Moch Hasymi Ibrahim.

Hasymi menambahkan, bahwa selain mendaftarkan kandidatnya ke beberapa partai juga mencoba kemungkinan menempuh jalur perseorangan.

KPU Makassar sangat mengapresiasi inisiatif dari tim Ismak untuk berkonsultasi dengan KPU terkait jalur perseorangan maupun tentang mekanisme Pilwali Makassar lebih dini.

“Besok Sabtu ini kami sudah akan mengumumkan secara resmi soal jumlah dukungan untuk jalur perseorangan, kami justru senang ada inisiatif dari bakal calon untuk berkonsultasi dengan penyelenggara apalagi proses tahapan untuk jalur perseorangan cukup panjang,” ungkap Gunawan Mashar.

Menurut Gunawan, KPU Makassar menetapkan jumlah daftar pemilih sementara dari hasil Pilpres 2019 adalah 967 ribu.

Dari jumlah itu ditetapkan jumlah dukungan yang mesti dikumpulkan oleh bakal calon walikota minimal 7,5 persen atau 72.570 ribu dukungan KTP elektronik dengan sebaran 50 persen seluruh Kecamatan di kota Makassar.

Sementara tahapan penyerahan dukungan KTP jalur perseorangan tersebut dimulai 11 Desember 2019 dan batas akhirnya 5 Maret 2020.

Kami akan menerima kalau sudah cukup jumlahnya, kalau masih kurang akan kami kembalikan jadi tidak lagi disimpan sementara, kami berharap pendokumentasian sudah rapi dan lengkap untuk memudahkan proses verifikasi,” ungkap Gunawan

Proses selanjutnya adalah verifikasi administrasi serta perbaikannya lalu verifikasi faktual dan setelah itu diumumkan untuk resmi mendaftar sebagai calon perseorangan.

“Jadi setelah ditetapkan lengkap sebagai calon perseorangan baru kandidat mendaftar resmi bersamaan dengan kandidat lewat jalur parpol 16-18 Juni 2020,” ungkap Goenawan.

Selanjutnya secara teknis KPU akan menggelar sosialisasi dan bimbingan teknik (Bimtek) khusus jalur perseorangan.

Komentar

Rekomendasi

Dompet Dhuafa Sulsel Gelar Aksi Kampanye ‘Stop Diskriminasi Kusta’

NasDem Beri Sinyal Usung Danny Pomanto, Surya Paloh: Catatan Tidak Boleh Kalah

Appi Ingin Hapus Iuran Sampah Jika Jadi Walikota Makassar

Disebut Bakal Berpasangan Dengan Prof Yusran di Pilwali Makassar, Appi: Bulan Maret Kita Putuskan

NasDem Serahkan SK Rekomendasi Kepada Lima Kandidat Pilkada di Sulsel

PPP Akan Serahkan SK Usungan ke Adnan-Kio Pada Harla ke-47

Lantik Pengurus Gerakan Pemuda Mallengkeri Bersatu, Ini Harapan Camat Tamalate

Ratusan Alumni Kosmik Unhas Angkatan 94 Ikuti Reuni Perak di Pantai Akkarena

Kembangkan UMKM, Diskop UKM Sulsel Teken MoU dengan STIE Nobel

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar