Elektabilitas AHY Kedua di Antara Ketum Parpol, IAS: Spirit bagi Para Elite Demokrat di Provinisi

Elektabilitas AHY Kedua di Antara Ketum Parpol, IAS: Spirit bagi Para Elite Demokrat di Provinisi

R
Muh Nasruddin
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id – Survei Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) medio 21 Desember 2021 melaporkan elektabilitas Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai sosok pemimpin muda menempati urutan kedua di antara ketua umum parpol lainnya. 

AHY kedua tertinggi dengan elektabilitas 10 persen. Di atasnya hanya Prabowo Subianto dengan elektabilitas di atas 30 persen. 

Menanggapi ini, tokoh Demokrat Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin, menyebut dinamika tersebut ibarat kado manis awal tahun bagi Partai Demokrat dan Ketua Umum DPP, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). 

“Ini juga menjadi spirit bagi para ketua-ketua Demokrat level provinsi untuk bisa membangun diri agar secara kualitatif kemampuannya linear dengan cita-cita partai dan kualitas ketokohan Ketum AHY,” sebut calon ketua Demokrat Sulsel, Sabtu 1 Januari 2022. 

Tren elektabilitas personal AHY yang terus meningkat ini juga menjadi isyarat terbukanya peluang Ketua Umum Demokrat itu menjadi pemimpin bangsa ini ke depan. 

Baca Juga

Peluang ini, sebaiknya bisa diterjemahkan oleh pemimpin Demokrat di daerah dalam mengelola partai ini. 

“Jalannya, ketua-ketua di daerah harus bisa bekerja lebih keras turun ke bawah, membangun soliditas, persatuan, dan menghasilkan program kerja yang muaranya memberi nilai tambah bagi perjuangan Ketua Umum dan Partai Demokrat. Daerah harus berkontribusi mengatrol. Makanya harus direspons serius oleh elite pengurus dan kader di darah,” tegasnya. 

Direktur Eksekutif SMRC, Sirojudin Abbas, juga merunut elektabilitas ketua parpol setelah Prabowo dan AHY yang berada di urutan satu dan dua. 

Posisi ketiga ditempati Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan tingkat elektabilitas sebesar 7,5 persen. 

Sementara, putri Megawati, Ketua DPR RI Puan Maharani, menempati posisi keempat dengan tingkat elektabilitas sebesar 5,7 persen. 

Adapun posisi kelima diduduki Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dengan elektabilitas 4,6 persen. Posisi keenam merupakan Ketua Umum Nasdem Surya Paloh 2,5 persen. 

Kemudian, disusul oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto yang memiliki elektabilitas sebesar 1,7 persem kendati pun telah melakukan kampanye sebagai capres. 

Lalu, posisi kedelapan adalah Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dengan elektabilitas 0,6 persen. Disusul Presiden PKS Ahmad Syaikhu dengan elektabilitas 0,5 persen dan Ketua PPP Suharso Monoarfa dengan elektabilitas 0,3 persen. 

Sementara responden yang menjawab tidak tahu atau tidak menjawab sebanyak 26,8 persen. 

Adapun survei SMRC itu dilakukan pada 8 sampai 16 Desember 2021 dengan responden yang dipilih secara acak sebanyak 2.420 orang yang diambil dari populasi seluruh warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih dalam Pemilu.

Responden yang dapat diwawancarai secara valid sebanyak 2.062 responden dengan margin of error survei sebesar kurang lebih 2,2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. 

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.