Masuk

Ungkap Soal Makanan di Penjara Nggak Enak, Ferdinand Hutahaean Sentil Roy Suryo: Siapkan Mental Ya!

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Mantan Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean kembali menyentil Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo terkait penetapannya sebagai tersangka kasus penistaan agama.

Mantan Politikus Demokrat itu ingatkan Roy Suryo bahwa nasi di penjara itu tidak enak. 

Ferdinand Hutahaean, yang merupakan mantan narapidana, mengatakan pada mantan rekan separtainya untuk menyiapkan mental.

Baca Juga: Susun UU ITE Tapi Malah Jadi Korban, Roy Suryo: Sangat Ironi

Dia berharap mantan rekannya di Partai Demokrat dulu itu tetap sehat agar bisa melaksanakan kewajiban serta hak hukumnya.

“Saya berdoa semoga Mas Roy Suryo sehat dan bisa melaksanakan kewajiban serta hak hukumnya di Polda Metro Jaya terkait sangkaan penistaan agama,” kata Ferdinand di akun Twitternya @FerdinandHutah4, seperti dilihat Jumat 29 Juli 2022.

Ferdinand juga berharap Mantan Menpora itu mempersiapkan mental.

Baca Juga: Unggah Foto Bersama Ruhut Sitompul, Twitter Ferdinand Hutahaean Dibanjiri Ratusan Komentar

“Kasus ini penting dituntaskan dan saya percaya polisi profesional sesuai KUHAP. Mas Roy Suryo siapkan mental ya!,” katanya.

Tidak hanya itu, Ferdinand Hutahaean juga menyindir Roy Suryo yang kemungkinan akan dihukum penjara. Mantan narapidana itu mengingatkan bahwa makanan di penjara itu tidak enak.

“Mas KRMT aku cuma mau bilang nasi jatah rutan itu enggak enak,” kata Ferdinand Hutahaean menyindir Roy Suryo.

Cuitan Ferdinand Hutahaean sindir Roy Suryo. (Twitter @FerdinandHutah4)

Diketahui, Roy Suryo telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penistaan agama oleh Penyidik Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya. Sang mantan Menpora disebut akan diperiksa pada hari ini.

Baca Juga: Ferdinand Hutahaean: Selama Tidak Ada Bukti, Perkataan Anies Baswedan dan Pendukungnya adalah Omong Kosong

Penetapan tersangka ini terkait dengan unggahan meme stupa Candi Borobudur yang diedit dengan wajah Presiden Joko Widodo (Jokowi). Meme tersebut dinilai menghina agama Buddha dan kepala negara.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, pemeriksaan Kamis hari ini adalah lanjutan pemeriksaan sebelumnya terhenti akibat kondisi kesehatan Roy Suryo.

“Pemanggilan ini adalah lanjutan daripada pemanggilan yang kemarin,” kata Zulpan di Polda Metro Jaya seperti dikutip poskota.id Jumat 29 Juli 2022.

Lebih lanjut, keputusan penahanan Roy Suryo akan disampaikan penyidik usai pemeriksaannya selesai.

Terkait ditahan atau tidaknya Roy Suryo, Zulpang mengatakan bahwa ini sepenuhnya wewang penyidik. Nantinya keputusan itu akan disampaikan berdasarkan pertimbangan subjektif dan objektif.

“Kita tunggu saja nanti keputusannya,” katanya.