Fokus Kembangkan UMKM, Pemkab Luwu Utara Gelar Pelatihan Kewirausahaan

Pemkab Luwu Utara
Fokus Kembangkan UMKM, Pemkab Luwu Utara Gelar Pelatihan Kewirausahaan

Terkini.id, Luwu Utara – Permasalahan pengangguran dan ketenagakerjaan menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kabupaten Luwu Utara. Oleh karena itu pengembangan kewirausahaan dan UMKM menjadi penting bagi masyarakat khusus pada dua kelompok yaitu pemuda dan perempuan.

Hal tersebut dikatakan Bupati Luwu Utara Indah Putri Iriani dalam kegiatan pelatihan kewirausahaan dengan tema pengembangan kewirausahaan dan keunggulan kompetitif UKM.

Pelatihan tersebut digelar Dinas Perdagangan Perindustrian, Koperasi dan UKM (P2KUKM) Kabupaten Luwu Utara bertempat di Hotel Remaja Indah, Senin-Selasa, 29-30 April 2019.

Lebih lanjut Indah mengatakan bahwa pemuda dan perempuan (ibu rumah tangga) mengutip dari penelitian dari IPPM merupakan golongan yang memiliki banyak waktu luang, tidak menggunakan waktunya dengan produktif.

“Harapannya, kegiatan ini dapat meningkatkan minat kewirausahaan masyarakat, dan menambah pengetahuan pelaku UKM dalam hal pengelolaan manajemen usahanya. Sehingga tercipta geliat ekonomi bagi Kabupten Luwu Utara,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas DP2KUMKM Kab Luwu Utara Muslim Muchtar mengatakan bahwa menjadi pengusaha itu harus komitmen.

“Apa yang dikatakan sesuai dengan perbuatan, ini akan membangun kepercayaan, selain itu keberanian dalam mengambil pilihan itulah yang disebut wirausaha,” kata Muslim.

Paparan materi dari IMA

Pemkab Luwu Utara
Pelatihan Kewirausahaan dari Pemkab Luwu Utara

Hadir sebagai pemateri diantaranya Abd Asiz Bennu, mewakili Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel, Kordinator PLUT Sulsel Bahrul Ulum dan Akademisi FEB Unhas A Nur Bau Massepe.

Kegiatan ini diikuti 60 peserta UKM yang mewakili berbagai kalangan dan kelompok. Seluruh peserta nantinya diharapkan untuk membuat proposal bisnis, dan akan dipilih 10 orang untuk mendapatkan bantuan permodalan dari Pemerintah Kabupaten Luwu Utara.

Dalam pemaparan materinya A Nur Bau Massepe yang juga Vice President Small Medium Entreprise IMA (Indonesia Marketing Association) Chapter Makassar mengharapkan pelaku UKM Lutra harus paham dulu siapa target pasar dan karakteristik konsumen sebelum membuat sebuah produk.

“Selanjutnya membangun Brand (merek) bagi produknya, ini akan menjadikan produk kita dapat mudah dikenal dan berbeda dengan pesaing,” pungkasnya.