FPI Bantu Korban Banjir, Hidayat Nur Wahid: Ajaran Islam Bersaudara Mestinya Didukung Bukan Dibubarkan

Terkini.id, Jakarta – Anggota DPR RI, Hidayat Nur Wahid mendukung aksi sosial Front Persaudaraan Islam (FPI) yang membantu korban bencana banjir di sejumlah titik di wilayah Indonesia.

Lewat cuitannya di Twitter, Selasa 19 Januari 2021, Hidayat Nur Wahid mengatakan bahwa ajaran Islam bersaudara dan membantu sesama dalam menghadapi bencana tidak bisa diblokir atau dibubarkan.

“Memang ajaran Islam untuk bersaudara (ukhuwwah/islamiyah/wathoniyah/basyariyah) dan membantu sesama apalagi membantu bencana, tak bisa diblokir atau dibubarkan,” cuit Hidayat Nur Wahid.

Menurutnya, aksi kemanusiaan FPI membantu korban banjir itu harus didukung dan dikuatkan.

Mungkin Anda menyukai ini:

“Mestinya malah didukung dan dikuatkan,” tutur Hidayat Nur Wahid.

Baca Juga: Kecewa Jokowi Tolak Audiensi TP3 Laskar FPI, Amien Rais: Tolong...

Hal itu disampaikan Hidayat menanggapi sebuah unggahan video yang dibagikan pengguna Twitter Reborn_FPI pada Selasa, 19 Januari 2021.

Dalam video itu, tampak simpatisan Front Persaudaraan Islam (FPI) yang merupakan reinkarnasi dari Front Pembela Islam membantu korban banjir di sebuah desa di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Dalam narasi cuitannya, Reborn_FPI menyinggung nama Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Baca Juga: Di Dalam Penjara, Habib Rizieq Islamkan Seorang Ayah Bersama Anaknya

Menurutnya, korban banjir tak hanya butuh perahu karet melainkan juga pakaian, makanan dan kebutuhan bayi.

“Untuk Pemerintah, terutama Pak jokowi, korban banjir gak cuma butuh perahu karet. Mereka perlu pakaian, makanan, air mineral dan kebutuhan bayi dan anak-anak. Segera perhatikan. FPI (Persaudaraan) bukan (Pembela) yang bapak bubarkan, adalah satu-satunya relawan yg masuk kesini,” cuit Reborn_FPI.

Selain itu, pengguna Twitter tersebut juga mengungkapkan bahwa simpatisan FPI belum membuka donasi untuk membantu aksi sosial mereka.

Untuk sementara, mereka menggunakan dana yang bersumber dari patungan sejumlah anggota FPI untuk membantu korban banjir tersebut.

“Belum ada Rekening untuk menerima Donasi. Dan tidak diperkenankan siapapun netizen / orang perorang mengumpulkan donasi menggunakan nama FPI. Sementara menggunakan dana patungan Anggota Front Persaudaraan Islam untuk korban bencana. Jika sudah ada, nanti segera kami publikasikan,” ujarnya.

Bagikan