Terkini.id,Jeneponto – Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Cabang Makassar
bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Jeneponto dan Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Komisariat Jeneponto gelar Seminar kesehatan penyakit jantung dan pembuluh darah.
Seminar kesehatan itu berlangsung di gedung Sipitangarri, jalan Lanto Daeng Pasewang, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Selasa, 10 Desember 2019
Seminar tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Dinas Kesehatan, H Amiluddin Amin, yang mewakili Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto dan dihadiri Direktur RSUD Lanto Daeng Pasewang, dr Bustamin
Seminar tersebut melibatkan, 112 peserta dari IDI, PDGI, Umum, PPNI, IBI pihak PLN, PLTU, pemerintah kecamatan, rutan, perawat dan masyarakat dengan pemateri, dr. M .Zulkifli dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Cabang Makassar.
- KPK dan IDI Akan ke Papua Periksa Lukas Enembe
- Pandemi Terkendali, IDI Ucapkan Terima Kasih ke Menko Airlangga
- Sarankan Masyarakat Tak Cipika-Cipiki Saat Lebaran, Ikatan Dokter Indonesia: Mengenai Cipika-Cipiki, Itu Berbahaya
- Efek Palsu! Mantan Ketua IDI Memberikan Tanggapannya Tentang Kasus Viral Vaksin Nusantara
- Jajang Sebut Pembentukan PDSI Bukan Karena Kasus Terawan Dengan IDI
Ketua Panitia, dr Erwin Pratama, menyampaikan, seminar kesehatan penyakit jantung dan pembuluh darah dilaksanakan karena nenurut WHO, penyakit jantung merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia.
“Dari riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kemenkes, tahun 2018 menunjukkan sebesar 1.5 persen atau 15 dari 1.000 penduduk Indonesia menderita penyakit jantung koroner,” kata dr Erwin Pratama yang juga Ketua Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Komisariat Jeneponto.
Menurutnya, Survei Sample Registration System tahun 2014 menunjukkan 12.9 persen kematian di Indonesia disebabkan penyakit jantung.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan edukasi yang menambah wawasan dan pengetahuan peserta tentang bagaimana mengenali tanda-tanda dini penyakit jantung, mencegah sedini mungkin agar angka kematian dapat ditekan,” ujarnya.
Sedangkan, Sekretaris Dinas Kesehatan, H Amiluddin Amin, yang mewakili Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto, mengapresiasi terlaksananya seminar kesehatan tersebut.
“Kami sangat apresiasi kegiatan ini. Seminar ini baru dilaksanakan di Jeneponto, bagaimana kita bisa melakukan pekerjaan sesuai dengan kompetensi yang baik, itu dapat implementasi dari kegiatan pada hari ini,” jelas H Amiluddin.
Menurutnya, kegiatan itu suatu hal yang sangat luar biasa karena dapat dilaksanakan kembali di Kabupaten Jeneponto.
“Sudah lama sekali kegiatan seperti ini tidak dilaksanakan di daerah kita, untuk itu kami sangat mengharapkan dengan seminar kesehatan ini dapat merubah perilaku hidup masyarakat yang paham terhadap hidup sehat, jika bertingkah laku sehat, maka yakin kita semua akan terhindar dari penyakit jantung,” bebernya.
Pada kesempatan itu, dr. M .Zulkifli selaku pemateri memaparkan, penyakit jantung koroner, yang fokus pada pencegahan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
