Gelar Sosialisasi Tata Cara Bermedsos, Ini Pesan Dandim 1425 Jeneponto

Dandim 1425 Jeneponto Letkol Inf Irfan Amir menggelar sosialisasi tata cara penggunaan media sosial, kepada Prajurit TNI,PNS serta angggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXIII Kodim Jeneponto, Rabu 16 Oktober 2019.(terkini.id/Syarief)

Terkini.id, Jeneponto – Komandan Distrik Militer (Dindim) 1425 Jeneponto Letkol Inf Irfan Amir menggelar sosialisasi tata cara penggunaan media sosial, kepada Prajurit TNI,PNS serta angggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXIII Kodim Jeneponto,Rabu, 16 Oktober 2019.

Sosialisasi tersebut berlangsung di aula serbaguna Vyati Makodim 1425 Jeneponto, jalan Lanto Daeng Pasewang Kelurahan Balang Kecamatan Binamu Jeneponto

Dandim 1425 Jeneponto Letkol Inf Irfan Amir, mengatakan, Kegiatan sosialisasi ini untuk dapat di pahami dan disikapi dari kita untuk kita.

“Ini sifatnya mengingatkan kembali kepada kita semua bagaimana dengan bijak menggunakan media sosial,” kata Letkol Inf Irfan Amir.

Menurutnya, semua Prajurit TNI,ONS terutama angggota Persit berpotensi untuk menjaga nama baik kesatuan dan berpotensi menghancurkan kesatuan.

“Mari kita keluarkan potensi-potensi yang positif agar dapat menjaga nama baik kesatuan kita, medsos ini merupakan satu sarana yang sudah masuk dalam sistem penyelesaian administrasi kita,” ungkap dia.

Irfan Amir juga menyampaikan, sebagai keluarga besar prajurit, harus lebih bijak dalam menggunakan medsos. Jangan sampai apa yang diunggah di medsos dapat merugikan orang lain terlebih diri sendiri.

“Sekarang untuk mempublikasikan sesuatu yang baik maupun yang sifatnya provokasi, ujaran kebencian semua memanfaatkan medsos, untuk itu Keluarga besar TNI dituntut untuk dapat lebih bijak dan berhati-hati dalam menyikapi informasi yang beredar,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Dandim 1425 Jeneponto mengingatkan agar personel Kodim 1425 Jeneponto,PNS dan angggota Persit KCK Cabang XXXIII agar selalu berhati-hati dalam bermedsos, karena apabila salah dalam menggunakan media sosial, bisa dijerat UU ITE.

“Saya minta kepada sesama personel, agar saling mengingatkan apabila ada personel yang mengshere info yang dapat merugikan satuan, personel dan keluarga,” pesan Irfan Amir.

Berita Terkait