Gempa Guncang Maluku, BMKG Minta Warga Hindari Bangunan Retak

Gempa Guncang Maluku, BMKG Minta Warga Hindari Bangunan Retak

Terkini.id, Maluku –  Gempa bumi dengan magnitudo 5,5 mengguncang Maluku Tenggara Barat. Gempa terjadi hari ini, Jumat 21 Februari 2020 pukul 03.24.29 WIB.

Informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menyebut lokasi pusat gempa yang berkedalaman 173 kilometer ini berada di 6.86 Lintang Selatan, 129.69 Bujur Timur. Tepatnya pada 217 km arah Barat Laut Kota Saumalaki Maluku.

Gempa tersebut dirasakan masyarakat di daerah Saumlaki, III MMI Saumlaki. Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan akan truk berlalu.

Disebutkan pula bahwa jenis dan mekanisme gempa bumi ini dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat deformasi batuan pada lempeng bumi yang menyusup di bawah Laut Banda.

View this post on Instagram

*GEMPABUMI TEKTONIK M5,5 DI LAUT BANDA, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI* *Kejadian dan Parameter Gempabumi:* Hari Jumat, 21 Februari 2020 pukul 03.24.29 WIB wilayah Laut Banda diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki magnitudo Mw=5,5. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 6.86 LS dan 129.69 BT , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 217 km arah Barat Laut Kota Saumlaki, Maluku pada kedalaman 173 km. *Jenis dan Mekanisme Gempabumi:* Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat Deformasi Batuan pada lempeng bumi yg menyusup di bawah Laut Banda. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan Oblique naik (Oblique-Thrust Fault) . *Dampak Gempabumi:* Guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Saumlaki, III MMI *(Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu)*. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI. *Gempabumi Susulan:* Hingga hari Jumat, 21 Februari 2020 pukul 06.35 WIB, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock). *Rekomendasi:* Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.*** Jakarta, 21 Februari 2020 Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG RAHMAT TRIYONO, ST.,Dipl. Seis., M.Sc.

A post shared by BMKG (@infobmkg) on

Baca juga:

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan Oblique naik (Oblique-Thrust Fault),” tulis BMKG pada laman sosial medianya.

BMKG menyatakan gempa bumi di Maluku ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Namun masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

BMKG juga menghimbau agar masyarakat menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali kedalam rumah,” terangnya.

BMKG juga mengajak masyarakat untuk memastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.

Komentar

Rekomendasi

Heboh Sejumlah Wisatawan Berkemah di Bukit Alas Bandawasa di Tengah Pandemi

Fotonya Heboh, Ini Klarifikasi Pria Bertato Indonesia yang Ikut Demo George Floyd

Presiden Jokowi Memaknai Hari Lahir Pancasila di Tengah Pandemi Covid-19

Dipecat dan Dipenjara, Inilah Polisi yang Menindih Leher George Floyd Hingga Tewas

Terekam CCTV, Palang Pintu Jalanan di Perkampungan Mendadak Bergerak Sendiri

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar