Terkini.id, Jakarta – Gubernur Banten, Wahidin Halim menanggapi sindiran dr Tirta terhadap Dinas Kesehatan Provinsi Banten. Ia pun menyebut, dokter sekaligus influencer itu kurang kerjaan.
Sindiran Wahidin Halim tersebut bermula ketika Dokter Tirta menyindir Dinas Kesehatan Banten lantaran lebih banyak memosting wajah sang gubernur dibanding informasi soal Covid-19.
Lantaran hal itu, dr Tirta lantas menyindir Dinkes Banten dengan menyebut bahwa dinas kesehatan wilayah lain semestinya mengikuti langkah media sosial Dinkes Banten tersebut.
“Jadi kita nobatkan Dinkes Provinsi Banten foto feed Instagram-nya, edukasi Covid-nya paling rapi. Ini Instagram-nya rapi sekai. DKI, Jateng, Yogya, Jatim, pokoknya lewat semua. Paling bagus Banteng. Bismillah, komisaris,” sindir dr Tirta, dikutip dari Jurnalpatrolinews, Sabtu 17 Juli 2021.
Sindiran Tirta itu lantas ditanggapi Wahidin Halim. Ia pun beranggapan dokter influencer itu kurang kerjaan karena terlalu banyak mengomentari hal-hal tak perlu.
- 40 Influencer Termasuk Saykoji dan Dokter Tirta Berpartisipasi di Makassar Half Marathon 2025
- Dengar Mertua Kiky Saputri Alami Stroke Telinga, Richard Lee Tertawa
- Dituntut 8 Tahun Penjara, Simak Kontroversi Adam Deni yang Sebar Dokumen Pribadi Anggota DPR
- Ini Kata Dokter Tirta soal GERD Jadi Komorbid Pasien Covid-19
- Terungkap! Ini Fakta dr Lois Owien yang Sebut Covid-19 Bukan Virus Corona
Selain itu, Gubernur Banten juga meminta dokter Tirta agar turun ke lapangan membantu tenaga kesehatan menangani pandemi Covid-19.
“Lagi pula, dokter kurang kerjaan yang gini-gini kok dikomentari, turun ke lapangan! Tenaga kesehatan (Nakes) kurang dan masih terbatas,” ujar Wahidin.
Mengutip Hops.id, Jubir Satgas COVID-19 Ati Pramudji Hastuti turut memberikan respons atas kasus tersebut.
Menurutnya, akun informasi COVID-19 itu jangan dilihat hanya di slide pertama. Di setiap postingan ada tiga slide yang berisi informasi data dan peta zonasi di tiap kabupaten dan kota.
“Bukan hanya menampilkan wajah gubernur dan wagub saja tapi berisi informasi data Covid dan peta zonasi per kabupaten kota,” tuturnya.
Adapun penanggung jawab akun resmi tersebut menurutnya kini telah diambil alih petugas Dinas Kominfo. Sehingga, ada tenaga IT berpengalaman yang diperbantukan untuk mengelola akun tersebut.
“Ditugaskan oleh sekda untuk diperbantukan ke dinkes melalui surat yang dikirim oleh BKD,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
