Terkini.id, Jakarta – Gubernur Banten Wahidin Halim melaporkan para buruh kepada pihak kepolisian soal penerobosan yang dilakukan oknum buruh ke dalam ruangannya pada saat aksi unjuk rasa kenaikan UMP beberapa waktu lalu.
Selain itu, Wahidin juga mengaku telah berdiskusi dengan Presiden Jokowi serta melakukan koordinasi dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Hal itu dikatakan Wahidin melalui kuasa hukumnya Asep Abdullah Busro saat di Mapolda Banten, pada Senin, 27 Desember 2021.
Alasan Wahidin membuat laporan adalah untuk menjaga muruah dan harga diri pemerintahan.
“Laporan juga atas saran dan arahan dari Bapak Presiden dan sudah dikoordinasikan dengan Kapolri,” ujar Asep Abdullah Busro, seperti dilansir dari Liputan6, Rabu 29 Desember 2021.
Meski demikian, Asep menyebut jika Gubernur Banten sebenarnya sudah memaafkan enam buruh yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus tersebut.
“Tentu Pak Gubernur dalam kapasitas manusia beliau juga memiliki rasa kemanusiaan dan sangat terbuka menerima permintaan maaf, tapi sesuai arahan presiden juga, menjaga muruah pemerintah dalam hal ini tentu kita akan terapkan secara proporsional,” jelasnya.
Selain enam buruh tersebut, pihak Wahidin mengajukan permintaan kepada polisi untuk menangkap penanggung jawab atau pimpinan aksi buruh.
Menurutnya, hal itu penting dilakukan untuk mengetahui adanya indikasi arahan untuk menggeruduk ruang kerja Gubernur Banten Wahidin Halim. Jika memang ada perintah, maka Asep meminta kepolisian mengusut tuntas.
Asep pun menyampaikan jika Gubernur Banten sangat terbuka dengan berbagai solusi untuk menyelesaikan persoalan hukum buruh. Asalkan kondusifitas Banten tetap terjaga.
“Sementara dari gerakan, ada penanggung jawab aksi. Siapa yang menggerakkan, siapa yang menyuruh dan penanggung jawab aksi juga harus di ungkap. Apakah ada pembuktian terkait penghasutan atau parsial saja, tentu kita serahkan ke Diskrimum (Polda Banten),” tandasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
