Terkini.id, Makassar – Kebakaran terjadi di Gudang pengolahan limbah rumah sakit atau insinerator milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terbakar, di jalan Kima 10, kota Makassar, Senin 11 September 2023.
Berdasarkan informasi, diduga api berasal dari percikan api yang membakar solar, kemudian api dengan cepat berkobar hingga membakar isi bangunan tersebut.
Kepala Seksi Operasi Damkar Kota Makassar Andi Akbar Iksan mengatakan, pihaknya menurunkan empat unit armada untuk memadamkan api. Tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut.
Sementara, untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Kondisi di lokasi kejadian saat ini, ungkapnya, sudah dalam keadaan kondusif.
“Api berhasil dipadamkan setelah menurunkan empat armada dan puluhan personel. Penyebabnya masih diselidiki oleh kepolisian,” ujarnya, dikutip dari SuaraSulsel.id jaringan Terkini.id.
- Wali Kota Makassar Minta ASN Aktif Pantau Persoalan Sosial dan Antisipasi Kebakaran di Musim Kemarau
- Bupati Sidrap Datangi Lokasi Kebakaran, Serahkan Bantuan dan Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
- Gubernur Sulsel Bantu Warga Korban Kebakaran di Bua Luwu Bangun Kembali Rumahnya
- DPD PSI Wajo Serahkan Bantuan ke Korban Kebakaraan di Kota Sengkang
- Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan untu Korban Kebakaran di Jalan Baji Dakka Makassar
Sementara, Sekretaris Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Pemprov Sulsel Erwin Werianto membenarkan soal kejadian tersebut.
Ia mengaku dugaan sementara penyebab kebakaran akibat solar yang terkena percikan api.
“Ada solar yang terkena percikan api dan langsung menyebar. Petugas di sana langsung menelpon pemadam sehingga cepat tertangani,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Kata Erwin, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut soal penyebab kebakaran. Apakah ada kelalaian dari petugas gudang atau percikan api berasal dari mesin.
“Tapi semoga tidak ada kerugian besar. Kita juga masih selidiki, apakah ini kelalaian petugas atau kecelakaan murni,” tegasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
