Masuk

Dana ACT Ngalir ke Koperasi 212, Guntur Romli Soroti AA Gym: Jangan Sembunyi Dong!

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Perihal aliran dana yang diselewengkan oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT) ke Koperasi Syariah 212 yang sempat menuai sorotan, kini turut disoroti Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli.

Hal tersebut turut disampaikan Guntur Romli melalui sebuah cuitan di akun media sosial twitter miliknya.

Dalam cuitannya, Guntur Romli tampak menyindir Abdullah Gymnastiar alias AA Gym dengan menyebutkan AA Gym menduduki posisi paling atas dari struktur organisasi KS 212 tersebut sebagai Dewan Penasehat.

Baca Juga: Guntur Romli Sentil AHY Soal G20: Dia ini Dangkal Komennya

“Halo @aagym ada komen? Jangan sembunyi dong,” ucapnya dikutip dari Twitter, Rabu, 27 Juli 2022.

Akan tetapi, lanjut Guntur bahwa nama AA Gym kini telah hilang dari susunan struktur organisasi KS 212 tersebut.

“Saya cek di website KS 212 sudah tidak ada, apa buru2 minta dihapus?” tambahnya.

Baca Juga: Guntur Romli Sindir Buzzer Anies, Capres Nasdem Itu Dianggap Caper ke Gibran Buntut Tak Dapat Restu dari Jokowi

Sebelumnya penyidik Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menemukan fakta baru di balik kasus penyalahgunaan atau penyelewengan dana donasi Boeing bagi korban kecelakaan Lion Air JT-610 yang dilakukan oleh petinggi Aksi Cepat Tanggap (ACT). Dikutip dari Wartaekonomi.

Terungkap bahwa uang senilai Rp34 miliar dari total donasi Rp138 miliar digunakan petinggi ACT tidak sesuai peruntukanya.

“Program yang sudah dibuat oleh ACT, kurang lebih Rp 103 miliar, dan sisanya Rp 34 miliar digunakan tidak sesuai peruntukannya,” kata Wakil Dirtipideksus Bareskrim Polri Kombes Helfi Assegaf di Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Dari Rp34 miliar yang disalahgunakan, Helfi menyebut Rp10 miliar di antaranya diperuntukkan bagi koperasi syariah 212. Kemudian Rp10 miliar untuk pengadaan armada truk, program big food bus Rp2,8 miliar, dan pembangunan pesantrem di Tasikmalaya senilai Rp8,7 miliar.

Baca Juga: Guntur Romli, 5 Alasan Koalisi Anies Baswedan Gagal Deklarasi

“Untuk koperasi syariah 212 kurang lebih Rp10 miliar, kemudian untuk dana talangan CV Tun Rp3 miliar. Kemudian dana talangan untuk PT MBGS Rp7,8 miliar sehingga total semuanya Rp 34.573.069.2000 miliar,” bebernya.

Sementara di sisi lain, Helfi menyebut sebagian uang donasi Boeing untuk korban kecelakaan Lion Air JT-610 juga disalahgunakan untuk menggaji pengurus ACT.

Total daripada nilai tersebut kekinian diklaim dalam proses rekapitulasi dengan melibatkan Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan atau PPATK.