UAS Ngaku Tidak Berpolitik, Guntur Romli Lontarkan Sindiran: Buzzer Politik Berkedok Penceramah Agama!

UAS Ngaku Tidak Berpolitik, Guntur Romli Lontarkan Sindiran: Buzzer Politik Berkedok Penceramah Agama!

SW
R
St. Wahidayani
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Beberapa hari terakhir pasca ustadz Abdul Somad (UAS) menyebutkan dukungan yang diberikan mampu menjadikan politikus sebagai kepala daerah, kini Politisi Partai Solidaritas (PSI) Guntur Romli turut lontarkan kritikan pedas.

Hal tersebut disampaikan pemilik nama lengkap Mohammad Guntur Romli melalui sebuah cuitan di akun media sosial miliknya.

Dimana dalam cuitannya Guntur Romli tampak menyindir UAS sapaan akrabnya adalah sosoak buzzer politik yang berkedok penceramah agama yang disertakan dengan judul berita ‘Di Depan Anies Baswedan hingga Jusuf Kalla, UAS memamerkan dukungannya kerap berbuah kursi wali kota hingga gubernur’.

“Buzzer politik yg berkedok penceramah agama, atau penceramah agama yg nyambi buzzer politik?,” ujar Guntur Romli. Dikutip dari Twitter. Minggu, 19 Juni 2022.

Sebelumnya, Ustaz Abdul Somad (UAS) menegaskan tidak berpolitik. Namun, dia mengaku dukungan yang dia berikan mampu menjadikan seorang politikus sebagai kepala daerah. Dikutip dari Wartaekonomi.

Baca Juga

Klaim itu UAS sampaikan dalam sambutannya mengenai ‘Kontribusi dalam Bidang Politik dan Dakwah Kultural’ di acara Silahturahmi Jalinan Alumni Timur Tengah Indonesia (JATTI), Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat. UAS memberikan sambutan melalui rekaman video.

Kendati demikian, UAS menuturkan beberapa orang menilai dukungan yang dia berikan menodai dakwah.

Padahal, lanjutnya, dalam sejarah Indonesia, pendakwah kerap berdekatan dengan politik.

Lantas dari cuitan Guntur Romli tersebut, beberapa netizen pun turut buka suara.

“Ustadz politik identitas,, Klir no Debat,” kata @Ipu***.

“Beda kelas, kamu siapa? Dan UAS siapa? Artinya suara UAS lebih di dengar dan dilaksanakan,” pungkas @muh***.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.