Terkini.id, Jakarta – Beberapa waktu lalu, publik sempat dibuat heboh dengan pengakuan Yahya Waloni perihal menabrak anjing.
Bagaimana tidak? Tanpa beban sedikit pun, ia tampak santai mengakui hal tersebut di depan para jemaahnya dalam satu kesempatan ceramahnya.
Maka tak heran jikalau Yahya Waloni diserbu oleh netizen, terutama bagi mereka yang menyayangi binatang.
Adapun alasan Yahya kala itu sengaja menabrak anjing hingga kakinya pincang, yaitu karena menurutnya anjing merupakan hewan najis.
Nah, lantas benarkah diperbolehkan perbuatan yang seperti itu? Bolehkah kita dengan sengaja menabrak anjing hanya karena alasan najis?
- Yahya Waloni dan Doanya yang Tembus ke Langit
- Dasad Latif: Ustaz Yahya Waloni Satu dari Sedikit Orang yang Berdakwah Jalur Nahi Munkar
- Muhammad Kece Resmi Divonis 10 Tahun Penjara, Warganet Bandingkan Dengan Yahya Waloni: Hukum di Negeri Ini Sudah Tidak Ada Artinya Lagi!
- Lagi! Megawati Sindir Pemuda Indonesia, Ustadz Yahya Waloni: Waspada! Nenek-nenek itu Biangkerok Perpecahan di Indonesia
- Berani! Pria Ini Tegas Mengatakan Jika UAS dan Yahya Waloni Bangsat
Pada suatu kesempatan, Habib Jafar menanggapi pernyataan Yahya Waloni perihal binatang anjing tersebut.
Habib Jafar mengaku heran dengan orang yang membenci anjing hingga kemudian menjelaskan soal keharamannya.
“Kalau karena liurnya (anjing) najis. Liur anjing itu karena sudah kodratnya. Allah yang kasih itu sebagai rahmat dari Allah,” tutur Habib Jafar pada Rabu, 24 Februari 2021 lalu di kanal YouTube Deddy Corbuzier, dikutip terkini.id dari Pikiran Rakyat Tasikmalaya.
“Kalau karena dagingnya haram, daging kita juga haram,” lanjutnya.
“Kalau soal najis, kencing kita juga najis sebagaimana sebagian ulama bilang keringat anjing najis.”
Dalam kesempatan tersebut, Habib Jafar juga menjelaskan secara rinci bahwa ada yang lebih parah dari najis anjing.
“Tapi masalahnya kata Nabi SAW ada orang yang liurnya secara lahir bukan kodratnya najis, tapi secara makna dia bisa jadi najis,” ungkap Habib Jafar.
“Najisnya lisan itu dengan berkata buruk. Jadi ini lebih parah dari anjing,” tegasnya.
“Kalau ini kodratnya baik, tapi digunakan untuk hal-hal buruk untuk berkata buruk. Itu paling parah justru,” terang Habib Jafar.
Pada kesempatan tersebut, Deddy Corbuzier lalu menanyakan bagaimana jikalau ada yang menabrak anjing.
“Bukankah itu penyiksaan?” tanya Deddy.
Habib Jafar pun menjelaskan bahwasanya Islam melarang untuk menyiksa hewan apa pun, meskipun ada hadist yang memperbolehkannya.
Namun, hadist tersebut pun hanya dapat dilakukan jika anjing mengganggu dan membahayakan.
Menanggapi pernyataan Habib Jafar, seorang netizen di dunia maya Twitter pun lantas mempertanyakan sesuatu terkait Yahya Waloni.
“tanggapan dr habib jafar mengenai pernyataan ini. hmm jd yahya waloni ini boleh ditabrak kan ya? wkwkkw,” cuit akun tersebut @l8ttlepug pada Selasa, 23 Maret 2021, dikutip terkini.id via Twitter.
Cuitan salah satu netizen itu secara tak langsung menyiratkan bahwa lisan Yahya Waloni dinilai buruk yang mana menurut penjelasan Habib Jafar justru merupakan najis yang lebih parah dari anjing.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
