Masuk

Habib Rizieq Sudah Tiba di Rumah Petamburan, DPP LIP: Disambut Anak, Istri dan Menantu

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Habib Rizieq Shihab (HRS), Mantan Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) ini sudah tiba di rumahnya yang berlokasi di Petamburan pagi ini. Informasi ini didapat dari akun twitter Lembaga Informasi Persaudaraan (LIP) Front Persaudaraan Islam.

Menurut cuitan di akun @DPP_LIP, HRS sudah tiba di rumah kediamannya yang berada di Petamburan III. Kepulangan HRS usai menjadi tehanan disambut anak, istri serta menantu.

“Alhamdulillah… Tiba dirumah kediaman di Petamburan III, Habib Rizieq disambut Anak, Isteri dan Menantu. #AhlanWaSahlanIBHRS,” tulis akun @DPP_LIP

Baca Juga: Denny Siregar Sebut Tidak Ada Penyobekan Tenda Kalau FPI yang Beri Bantuan

Tak hanya disambut keluarga, HRS pun disambut oleh simpatisan dan warga sekitar Petamburan. Momen ini pun tak luput dari penjagaan Satpol PP dan juga TNI. Menurut informasi yang dilansir dari Viva.com, salah satu warga yang bernama Suparman mengaku menyambut kedatangan HRS dan membenarkan Habib telah pulang dan tiba di rumahnya bahkan sebelum jam 7 pagi hari ini, Rabu 19 Juli 2022.

“(Habib) Sudah datang dan sudah masuk ke rumahnya, jam 06:50 WIB tadi”. ujar Suparman ditemui di Jalan Petamburan 3, Jakarta Pusat, Rabu 20 Juli 2022.

Menurut berita yang dilansir dari Republika, Rika Aprianti selaku Koordinator Humas dan Protokol Kemenkumham menerangkan bahwa HRS merupakan terpidana yang menjalani pidana penjara di Rutan Bareskrim Polri atas dua tindak pidana.

Baca Juga: Soal Istilah, Habib Rizieq Minta Pelacur Jangan Dikasih Julukan yang Bagus

Terkait pidana tersebut, HRS dijerat aturan terkait Kekarantinaan Kesehatan berdasarkan Pasal 93 Undang-Undang (UU)Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dan satu tindak pidana menyiarkan berita bohong berdasarkan Pasal 14 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan tentang Hukum Pidana

Rika mengatakan, HRS ditahan sejak 12 Desember 2020 dengan putusan hakim, kekarantinaan kesehatan divonis delapan bulan dan denda Rp 20 juta. Lalu, dia pun ditindak karena menyiarkan berita bohong dengan putusan pidana penjara selama dua tahun. Karena HRS sudah menjalani hukuman, maka bisa dikeluarkan dari penjara.

“Bahwa yang bersangkutan mendapatkan pembebasan bersyarat pada 20 Juli 2022, tanggal ditahan 12 Desember 2020, ekspirasi akhir 10 Juni 2023, dan habis masa percobaan tanggal 10 Juni 2024,” kata Rika.