Ia mengapresiasi Polbangtan Gowa, yang saat ini sudah memiliki incubator bisnis, khususnya produk kakao.
Ade Wardhana yang juga merupakan petani milenial sukses asal Jawa Barat, banyak membahas bagaimana ia membuktikan pengembangan bisnis tanaman hias hanya dalam waktu kurang dari tiga tahun.
Menurutnya, Indonesia adalah mega biodiversity dengan variasi tanaman yang sangat banyak. Hal itulah yang dimanfaatkan perusahaan rintisannya, Minaqu Indonesia, ke seluruh penjuru negara.
“Saya ingat waktu Pak SYL (Syahrul Yasin Limpo) datang ke Minaqu, beliau berpesan ‘potensinya ada. Kita hanya perlu melakukan setting agenda dan mempersiapkan mentalitas dan cara berpikir’. Kalimat yang sebetulnya sederhana, tapi memotivasi kami untuk melakukan pengembangan-pengembangan,” terangnya.
Yang tidak kalah memotivasi, pemateri terakhir seorang petani milenial pemilik usaha PT. Arsy, Canesia Aisah Jeannonaveva. Milenial yang biasa dipanggil Ai tersebut telah berhasil mengembangkan usaha pertanian Cabai Katokkon yang memiliki pedas 20 kali lipat dari cabai biasa.
- Polbangtan Kementan Terapkan Tanam Modern, 75 Hektare Digarap dengan Drone
- Mahasiswa Turun ke Sawah! Aksi Polbangtan Kementan Dukung Cetak Sawah Rakyat
- Percepatan Tanam Lahan CSR, Kementan Dorong Peningkatan Produksi Pangan Nasional
- Wujudkan Akreditasi Unggul, Polbangtan Gowa Perkuat SPMI Lewat Workshop Strategis
- Program Strategis Kementan, Perkuat Sinergi antara pemerintah, Akademisi dan Pelaku Pertanian dalam Mendukung Swasembada Pangan Nasional
“Keunggulan dari Cabai Katokkon ini ialah tingkat kepedasannya 20 kali lipat dari cabai merah, dan rawit pada umumnya, lebih hemat, lebih beraroma, lebih lembut, dan lebih berwarna,” kata Ai.
Menurut Ai, misinya kedepan dapat mensuplai 5 persen konsumsi cabai di Indonesia. Sehingga ia masih terus berusaha untuk memperluas area tanam yang ada saat ini yang ia miliki. Diketahui saat ini ia masih mengelola 30 hektar cabai katokkon, dan dengan potensi pasar yang ada, target kedepannya hingga 250 hektar.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
