Koruptor Harun Masiku Masih Jadi Buronan KPK Sejak 2020, Partai Demokrat: Apa Karena Kasusnya Melibatkan Orang-orang Penting?

Terkini.id, Jakarta – Tersangka kasus dugaan suap, Harun Masiku hingga kini masih menjadi buron. Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) menilai bahwa kecil kemungkinan KPK mampu menangkap mantan kader PDIP itu.

“Pesimistis terus terang saja untuk bisa ditangkap HM oleh pimpinan periode sekarang ini. Ya kita tunggulah,” kata Koordinator MAKI, Boyamin Saiman dilansir dari laman Republika pada Rabu, 27 April 2022.

Boyamina menilai KPK tidak cukup memiliki niat dan keberanian yang kuat untuk menangkap Harun Masiku. Padahal, dia mengatakan, MAKI sempat memiliki informasi keberadaan Harun di luar negeri namun tidak ditindaklanjuti KPK.

Baca Juga: Hasto PDIP Sebut Ahok-Djarot Lebih Baik dari Anies, Tokoh NU:...

Dia melanjutkan, eks pegawai KPK Harun Al Rasyid juga pernah membocorkan posisi Harun Masiku. Namun, sambung dia, lagi-lagi informasi itu tidak ditindaklanjuti KPK.

KPK hingga saat ini mengaku masih belum mengetahui keberadaan tersangka buron, Harun Masiku. Namun, lembaga antirasuah itu mengatakan akan tetap berusaha memburu tersangka.

Baca Juga: Ahok Diduga Akan Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi LNG Pertamina,...

“Harun Masiku sampai sekarang belum ketemu, kami juga belum tahu lokasinya di mana,” kata Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata dikutip dari laman Republika pada Rabu, 27 April 2022.

Dia menyampaikan bahwa pihaknya tetap akan mencari keberadaan Harun dan tidak akan menghentikan penyidikan perkara Harun Masiku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Karyoto menambahkan, KPK tetap akan memburu Harun Masiku. Pengejaran serupa juga bakal dilakukan terhadap tersangka kasus lain yang juga masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Baca Juga: Ahok Diduga Akan Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi LNG Pertamina,...

“Soal DPO kami enggak bicara Harun Masiku atau siapa, tetapi ini kewajiban kami untuk melakukan pencarian,” katanya.

Dia mengatakan, KPK mengaku bersyukur atas semakin redanya pandemi secara global sebab akan membuka akses bagi KPK untuk memburu Harun Masiku baik di dalam maupun luar negeri.

“Kami bersukur situasi pandemi terus menurun dan mudah-mudahan akan hilang dan ini membuat kami sebagai penyidik mempunyai akses yang cukup untuk bergerak mencari (Harun) baik di dalam dan luar negeri,” katanya.

Seperti diketahui, Harun Masiku dimasukan ke dalam DPO oleh KPK pada 17 Januari 2020 lalu. Namun hingga saat ini KPK maupun aparat penegak hukum lain belum dapat menemukan keberadaannya.

Menanggapi hal ini, banyak kalangan yang turut bersuara mengkritisi sekaligus memberi dukungan terhadap KPK agar terus melangkah.

“Apakah gara-gara sangat mungkin melibatkan orang-orang penting dan kuat tersebut, Harun Masiku tidak bisa ditemukan? Dengan dalih apapun harusnya KPK tidak boleh menyerah, harus segera menangkap dan menguak keberadaan buron Harun Masiku dalam kondisi apapun.” Tulis akun resmi Partai Demokrat.

Bagikan