Makassar Terkini
Masuk

Pendakwah Hilmi Firdausi Apresiasi Polri Terkait Penetapan Sambo Sebagai Tersangka: Bravo

Terkini.id, Jakarta – Pendakwah Hilmi Firdausi mengucapkan terimakasih kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas penetapan Ferdy Sambo sebagai tersangka dalam kasus kematian Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Menurut Ustaz Hilmi Firdausi, Polri sudah berkerja dengan profesional dalam menemukan pelaku dan dalang pembunuh Brigadir J.

Dia juga menyinggung mengenai hukuman yang akan diberikan kepada mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo dan pelaku penembakan lainnya.

Selain itu, Ustaz Hilmi Firdausi juga berharap Polri bisa bersikap profesional dengan semua kasus yang terjadi, bukan hanya di kasus Sambo saja.

“FS menyuruh membunuh J lalu merekayasa semua skenario yang beredar. FS dkk dikenakan pasal 340 dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup. Begitu Kapolri dan Kabareskrim menjelaskan. Tks POLRI sudah bekerja dengan profesional, semoga semua kasus juga diperlakukan sama. Bravo”, tulis Ustaz Hilmi Firdausi, dikutip dari cuitannya, Selasa 9 Agustus 2022.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mengumumkan dalam konfrensi pers yang digelar di Mabes Polri nama tersangka baru dalam kasus kematian Brigadir J 8 Juli 2022 lalu.

Dalam temuan Timsus yang ia bentuk, fakta polisi tembak polisi ternyata tidak ada aksi baku tembak, yang ada hanyalah dugaan rekayasa baku tembak yang dilakukan oleh Ferdy Sambo.

“Tidak ditemukan fakta peristiwa tembak menembak seperti yang dilaporkan, saya ulangi Tidak ditemukan fakta peristiwa tembak menembak seperti yang dilaporkan awal”, kata Listyo Sigit Prabowo.

Namun yang terjadi adalah Bharada E mendapat perintah dari Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir J yang menyebabkan J meninggal dunia.

“Timsus menemukan bahwa peristiwa yang terjadi adalah peristiwa penembakan terhadap saudara J yang menyebabkan saudara J meninggal dunia yang dilakukan saudara RE atas perintah FS”, jelas Kapolri.

“Tadi pagi dilaksanakan gelar perkara dan Timsus telah memutuskan untuk menetapkan saudara FS sebagai tersangka, jadi saya ulangi Timsus menetapkan saudara FS sebagai tersangka”, jelas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.