Terkini.id, Jakarta – Ayah tersangka Shane Lukas, Tagor Lumbantoruan mengaku tak kuat melihat kekejaman yang dilakukan Mario Dandy kepada David saat menyaksikan rekonstruksi.
Tagor tampak menyesali putranya ada didalam tkp dan terseret dalam kasus Mario Dandy tersebut.
Namun, ia mengatakan bahwa sang anak menghalangi Mario Dandy untuk tidak menganiaya David artinya, tidak ada unsur pembiaran dari putranya yang saat itu berada di tkp.
Tagor mengatakan penyesalannya sambil menangis usai melihat rekonstruksi ulang atas kasus itu.
“Puji Tuhan, saat ini dilakukan dengan nyata dan baik kita lihat, saya sendiri tadi melihat rekontruksi dan gakuat saya melihat pas dilakukan pembantaian terhadap David,” ungkapnya di Kanal YouTube Intens Investigasi, Minggu 12 Maret 2023, dikutip dari Suara.com jaringan Terkini.id.

- Dokter Yeremia Sebut Otak David Ozora Tidak Bisa Pulih 100 Persen
- Pesannya Tak Dibalas Ayah Mario Dandy, Ayah Shane: Sombong, Dia Anggap Saya Orang Rendah
- Usai Jenguk David, Ayah Shane Lukas Menangis Ngaku Tak Kuat Lihat Kondisi David
- Breaking News: Polisi Tetapkan Agnes Gracia Sebagai Pelaku Kasus Penganiayaan David
Tagor juga mempertanyakan akan hal yang dilakukan anaknya, karena dirinya sangat tidak percaya terhadap penganiayaan itu.
“Diawal saya bilang bahwa David ini teraniaya, tapi anak saya terikut ada apa ini, dengan anak saya” ungkapnya sambil menangis.
Lalu sang anak menjawab, bahwa tidak ada yang dilakukannya, Shane hanya dimintai untuk menjadi saksi saja.
“Anak saya berbicara tenang Ayah saya tidak melakukan apa-apa, saya hanya diminta untuk saksi di awal,” ungkapnya.
Tagor menangis karena melihat David terbaring begitu lama di rumah sakit dan ia berharap ada perbaikan secara perlahan atas kesembuhannya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
