Terkini.id, Jakarta – Baru-baru ini, wakil ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), yakni Anwar Abbas, turut buka suara menanggapi situasi korban (santriwati) korban cabul HW alias Herry Wirawan.
Menurut Anwar, para santriwati yang menjadi korban tersebut bukanlah pezina, melainkan orang yang ditipu sehingga harus didampingi dan diberi semangat.
Anwar Abbas kemudian menuntut agar Herry Wirawan dihukum seberat-beratnya karena tindakan yang ia lakukan merupakan syahwat yang sudah mengemuka hingga setan turut menungganginya.
Anwar lantas menyinggung keanehan tempat pendidikan yang digelar Herry Wirawan lantaran dinilai terlalu tertutup.
Disebut tertutup karena tempat tersebut membuat para orang tua tidak dapat dan tidak diperbolehkan untuk berkunjung.
- Komentari Logo Halal Kemenag yang Gantikan Label MUI, Anwar: Makna Religiusnya Hilang, Orang Gak Paham Itu Apa
- Kritikan Anwar MUI ke Presiden Jokowi Dinilai Timbulkan Kegaduhan, Forum DKI: Mencuri 'Golden Moment' Umat Islam
- Setuju Gak? Anwar MUI Sebut KKN Lebih Berbahaya Ketimbang Radikalisme: Masyarakat Sudah Tahu!
- Tegas! Anwar MUI Klaim Tak Anti Jokowi, Bahkan Siap Bela Mati-matian Meski Teman-Teman Menertawakan
- Waduh! Ada Apa nih? Tiba-Tiba Didatangi Densus 88, Anwar MUI Ngaku Bingung
Oleh sebab itu, Anwar kemudian meminta Pemerintah turun tangan menindak lembaga pendidikan yang sesat dalam menjalankan aktivitasnya.
Dalam kesempatan itu, Anwar juga meminta kepada berbagai pihak bersangkutan untuk menjaga kerahasiaan identitas para korban.
Ia tidak ingin kejadian tersebut menjadi wabah yang mengerikan bagi para korban di kemudian hari. Apalagi menurutnya, santriwati-santriwati itu hanya sebagai korban penipuan.
“Mereka ini bukan pezina, tapi orang yang ditipu, disiasati sang guru sehingga melakukan tindakan tercela,” tutur Anwar Abbas, dikutip terkini.id dari Kabarbesuki pada Selasa, 14 Desember 2021.
“Oleh karena itu, mereka harus didampingi, dinasihati, diberi semangat, sehingga bisa pulih kejiwaannya. Yang mendampingi tolong kerahasiaan anak-anak ini tetap dijaga.”
Begitu pula dengan ahli hukum yang menyatakan telah meminta agar identitas korban kebiadaban Herry Wirawan dilindungi.
Mereka juga diminta tidak dibawa ke ruang sidang untuk melindungi identitasnya. Hal ini dianggap penting sebagai bagian dari perawatan rehabilitatif untuk pemulihan mental mereka.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
